Showing posts with label Mystery. Show all posts
Showing posts with label Mystery. Show all posts

Saturday, May 10, 2014

Tenshi wa Mop wo Motte (2013)



Tenshi wa Mop wo Motte (2013)







Kiriko (Kitano kii) adalah seorang profesional Cleaner/janitor di sebuah gedung perkantoran. Dengan dandanan dan gaya berpakaian modis, orang tidak akan menyangka dia adalah seorang janitor. Kiriko membersihkan area gedung perkantoran tersebut sendirian dan selalu memastikan segalanya harus bersih. Kajimoto (Owada Kensuke), salah satu karyawan di perusahaan tersebut bahkan menyebut Kiriko sebagai tenshi (angel) karena aura bersih dan suci terpancar dari dirinya. Kajimoto pun akhirnya malah dekat dengan Kiriko yang membantunya memecahkan suatu kasus. Sejak saat itu, Kiriko selalu membantu memecahkan berbagai kasus yg terjadi di dalam kantor tersebut. Tujuannya tak lain adalah untuk 'membersihkan' hati kotor orang-orang di kantor tersebut.

Cuma empat episode? Heee.. Awalnya iseng aja nyari-nyari dorama dengan episode dan durasi singkat, eh.. ketemu sama dorama ini. Langsung aja tanpa mikir gimana jalan ceritanya, ditontonlah dorama ini, Tenshi wa Mop wo Motte (The angel holds a mop). Banyak yang bilang ceritanya mirip sama Mop Girl yang diperankan Kitagawa Keiko. Berhubung aku belum pernah nonton Mop Girl (tapi waktu liat posternya, sih emang rada mirip gitu; sama-sama megang sapu), ya enjoy aja nonton dorama ini. Nggak perlu pake mikir! Eh.. mikir juga, deng, soalnya kan tiap episodenya selalu ada kasus yang harus dipecahkan. Tapi mikirnya nggak berat kayak lagi nonton dorama detektif, kok! Soalnya kasus-kasusnya juga ringan dan bisa dibilang predictable (terutama buat penggemar genre detektif).  Bisa dibilang Tenshi wa Mop wo Motte nggak terlalu istimewa, malah terkesan biasa, tapi cukup watchable, terutama buat penyuka dorama anti mainstream dengan budget minim plus durasi dan episode singkat, hehehe... 

Pertama liat Kitano Kii malah waktu jadi bintang tamu di Umi no Ue no Shinryojo. Padahal Tenshi wa Mop wo Motte tayang duluan. Waktu di Umi no Ue no Shinryojo, liat Kitano manis banget. Cari-cari info, ternyata doramanya cukup banyak dan pernah jadi main star juga. Sampe akhirnya ketemu dengan doramanya yang ini. Untuk mempersiapkan perannya kali ini, kabarnya Kitano Kii berlatih pada profesional cleaner beneran, loh! Bahkan dia bilang dia senang membersihkan gedung NHK (yang jadi tempat syuting kayaknya) sendirian walaupun melelahkan. Dan kayaknya nggak sia-sia latihannya. Aktingnya lumayan bagus jadi Kiriko, si janitor yang amat sangat cinta kebersihan sehingga takkan membiarkan ada sedikit pun noda yang membekas. Salutnya lagi, Kiriko ini selalu berpakaian seksi dan menarik serta selalu pake high heels walaupun pekerjaannya jadi tukang bersih-bersih. Kalo ada janitor secantik dan seseksi Kiriko di sini, pasti langsung ditawarin jadi model, deh! Jujur aja, selain Kitano, pemain lainnya pada nggak (begitu) kenal! Palingan pernah liat aja jadi supporting artist kayak pemeran Kajimoto, Owada Kensuke, yang ternyata pernah main di salah satu episode Hard Nut.

Dengan cuma empat episode, rasanya nggak perlu terlalu banyak dibeberkan tentang cerita dorama ini, lebih baik ditonton aja. Nggak ada salahnya, kan mencoba sesuatu yang beda dari dorama kebanyakan. Lalu, apakah dorama ini butuh season 2? Hmm..bisa, sih.. soalnya masih banyak teka-teki yang belum terjawab, terutama tentang sosok Kiriko sendiri, dengan jam tangan retak misteriusnya. Tapi, sebenarnya aku sendiri, sih nggak pengen ada season 2, biarlah kemisteriusan Kiriko tetap  menjadi misteri, begitu juga dengan karakter-karakter lainnya. Dan biarlah dorama ini dikenang dengan episode dan durasinya yang singkat. Dan dari dorama ini juga kita bisa belajar, loh, bahwa kita nggak bisa memandang remeh pekerjaan apapun. Liat aja, Kiriko yang walaupun hanya seorang janitor, bisa tau karakter tiap orang hanya dengan melihat isi sampah di masing-masing tempat sampah mereka. Dan apapun jenis pekerjaan kita, kita harus tetap mencintai pekerjaan kita itu dan bekerja dengan setulus hati agar hasilnya optimal.






***

Details

  • Title: 天使はモップを持って
  • Title (romaji): Tenshi wa Mop wo Motte
  • Format: Renzoku
  • Genre: Comedy, Mystery
  • Episodes: 4
  • Broadcast network: NHK
  • Broadcast period: 2013-May-04 to 2013-May-25
  • Air time: Saturdays 23:15

Cast


***Dramawiki









Saturday, February 8, 2014

Voice (2009)


Voice (2009)












Jurusan forensik menjadi salah satu jurusan yang kurang populer di dunia kedokteran. Oleh karena itu, jurusan tersebut lebih banyak diisi oleh orang-orang yang memang menyukainya atau yang beridealisme tinggi saja. Itulah kenapa seminar kedokteran forensik kali ini pun hanya diikuti oleh lima orang mahasiswa saja. Kaji Daiki (Eita), seorang mahasiswa yang sebenarnya tidak memilih jurusan forensik tapi dosennya malah menempatkannya di jurusan tersebut lantaran sifat ingin tahu Daiki yang luar biasa besar; Ishimatsu Ryosuke (Ikuta Toma), yang memilih jurusan forensik karena tidak berani berhadapan dengan pasien hidup sehingga keputusannya tersebut ditentang oleh ayahnya yang juga seorang dokter yang menginginkan Ryosuke meneruskan memimpin rumah sakit milik mereka; Kuboaki Kanako (Ishihara Satomi), satu-satunya mahasiswi yang memilih forensik karena ingin mencari tahu penyebab kematian ibunya; Kirihata Teppei (Endo Yuya), yang masuk forensik karena terinspirasi dari serial favoritnya CSI dan Hanei Akira (Sato Yuki), mantan berandalan yang masuk forensik karena forensik yang menyelamatkan dirinya dari tuduhan pembunuhan. Mereka berlima pun menyelidiki penyebab kematian para korban melalui forensik. Dengan forensik tersebut, mereka berusaha menyampaikan pesan "suara (voice)" dari para mayat tersebut kepada anggota keluarga mereka yang masih hidup.

Kalo biasanya acara menyelidiki penyebab kematian seseorang dilihat dari sisi detektif/polisi kali ini dari sisi bagian forensik. Mayat-mayat tersebut diotopsi guna penyelidikan penyebab kematian mereka. Omoshiro, nee?! Ya, sekilas jadi ingat CSI sih.. cuma dorama ini fokusnya ke forensik doank. Dan karena fokusnya ke forensik, dorama ini jadi terkesan lambat banget temponya dan bikin ngantuk. Aku aja cukup lama buat namatin nontonnya. Tapi ide cerita tiap episodenya cukup menarik dan cukup berkesan, kok!. Kasus-kasus yang dihadapi oleh kelima mahasiswa forensik tersebut juga kadang berhubungan dengan kehidupan mereka masing-masing. SPOILER, nih! Bayangkan, gimana perasaan kita kalo di posisi Ryousuke yang harus mengotopsi sahabat sendiri? Atau saat kita di posisi Aki yang mengotopsi mayat yang mengalami luka yang sama persis yang dialami ibunya. Tapi yang paling bikin berkesan dan sedih adalah episode dimana seorang kakek nggak rela mayat istrinya diotopsi. Tapi abis episode itu malah ceritanya kurang menarik lagi menurutku.

Dan seperti ciri khas dorama pada umumnya, para karakter di dorama ini juga mendapat banyak pelajaran berharga ketika bergelut dalam dunia forensik, yang akhirnya mengubah hidup mereka ke arah yang lebih baik. Karakter sentral Daiki menjadi karakter yang paling mudah diingat karena trademark kata-katanya di setiap episode yang bilang, “Doushite?”. Dengan intuisinya yang tajam dan rasa penasarannya yang kuat, Daiki selalu mencari tau pesan ”suara” apa yang sebenarnya ingin disampaikan oleh para mayat yang diotopsi tersebut. Eita, sih udah nggak usah diragukan lagi, tampang dan kelakuannya udah Daiki banget alias memang cuma seorang Eita-lah yang cocok memerankan karakter Daiki ini. Eita memang serba bisa berperan jadi apapun. Eh, rambut Eita di sini mirip kayak perpaduan rambut Goku dan Astro Boy, loh.. hihihi...

Nah, hubungan antara Daiki dan Aki malah jadi penyegar di dorama yang ceritanya agak monoton ini, soalnya mereka sama-sama keras kepala dan ngotot dengan pendapat masing-masing. Gaya Daiki kalo udah di dekat Aki (kalo lagi nggak ngotot-ngototan) pasti deh, mupeng abis. Tapi nggak usah berharap bakalan ada romance, deh, secara ini dorama genrenya bukan romance. Tapi aku lebih suka romance-romance terselubung kayak gini, bikin penasaran yang nonton, hehehe.. Satomi, sih as annoying as ever! Ya, bawaan karakternya selalu gitu. Jadi ingat pertama kali nonton doramanya Water Boys 2 yang karakternya mirip-mirip Aki. Tapi chemistry-nya dengan Eita di sini cukup bagus.

Ikuta Toma
kali ini aktingnya cukup bagus setelah sebelumnya di Hanazakari no Kimitachi e aktingnya keren abis. Dia bisa menghilangkan karakter Nakatsu yang udah melekat itu dan menjelma menjadi sosok Ryousuke yang masih ragu dengan tujuan hidup. Apalagi pilihannya masuk forensik ditentang abis-abisan oleh sang ayah. Lalu Teppei yang memang tipikal karakter yang selalu jadi ’korban’ di dorama atau film lantaran sifat lugu dan baik hatinya. Hanei-lah yang sering menyiksanya. Endo Yuya memang wajahnya cocok untuk jadi karakter yang teraniaya. Sedangkan Hanei adalah tipe karakter yang juga pasti ada di dorama atau film; tipe berandalan yang tobat. Mantan genk motor ini jago masak dan rumahnya yang notabene adalah tempat makan, sering dijadiin base camp ngumpul Daiki and the gang. Sato Yuki yang memang wajahnya agak sangar ini, udah cocok banget jadi Hanei.

Nah, kalo udah ngumpul di tempat Hanei, pastilah ibu Hanei yang agak cerewet dan serba ingin tahu, ikutan nimbrung juga. Hamada Mari yang jadi ibunya Hanei tersebut, cocok banget kan? Aktris yang satu ini memang spesialis peran-peran kayak gitu, sih..hihi.. Selain itu, ada juga karakter lainnya yang selalu muncul di tiap episode, seperti dosen forensik Sagawa Fumihiko (Tokito Saburo); asistennya, Natsuigawa Reiko (Yada Akiko); dosen lab yang suka dengerin musik, Kaburagi Makoto (Izumiya Shigeru), ayah Ryousuke, Ishimatsu Takayuki (Nadaka Tatsuo), suster sekaligus partner yang kayaknya naksir Ryousuke, Horii Natsumi (Sato Rika) dan detektif Owada Satoshi (Yamazaki Shigenori).

Jadi, buat yang penasaran sama dunia forensik atau bosan sama dorama medical yang biasanya menangani pasien yang masih hidup, bisa cobain Voice yang menguak misteri kematian-kematian tak wajar sekaligus menemukan makna “suara” dari sebuah kematian seseorang.







***

Details

  • Title: ヴォイス
  • Title (English): Voice
  • Tagline: 命なき者の声
  • Tagline (romaji): Inochi Naki Mono no Koe
  • Format: Renzoku
  • Genre: Medical, mystery
  • Episodes: 11
  • Viewership rating: 14.5 (Kanto)
  • Broadcast network: Fuji TV
  • Broadcast period: 2009-Jan-12 to 2009-Mar-23
  • Air time: Monday 21:00
  • Theme song: Setsuna by GReeeeN
Cast

Ishimatsu General Hospital

Others

 
Episode Titles
  • Ep. 01: Medicine to Save Lost Lives
  • Ep. 02: Man Carrying Eggs Electrocuted
  • Ep. 03: The Cause of Mother's Death Fifteen Years Ago
  • Ep. 04: My Best Friend on the Autopsy Table
  • Ep. 05: Unseen Scoop Photograph
  • Ep. 06: Anticipated Inpatient
  • Ep. 07: Life-Threatening Special Time Sale
  • Ep. 08: The Flame That Cannot Be Erased
  • Ep. 09: The Death of A Man Who Understood The Rain 
  • Ep. 10: The Last Biggest Match
  • Ep. 11: Time of Parting, Our Tomorrow 
***Source: DramaWiki & AsianWiki












Saturday, November 16, 2013

Keizoku 2: SPEC (2010)


Keizoku 2: SPEC (2010)









Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo membentuk divisi spesial yang bernama Mishou (Unidentified Crimes Unit) untuk memecahkan kasus-kasus sulit tanpa bukti, saksi atau melibatkan organisasi spesial dan tidak bisa dijelaskan secara ilmiah atau masuk akal. Kasus-kasus tersebut berada dalam lingkup Keizoku (First Investigative Division’s Unsolved Crimes Unit). Kepalanya adalah Nonomura Kotaro (Ryu Raita) dengan dua anak buahnya yang aneh bin unik namun memiliki skill dewa, Toma Saya (Toda Erika) dan Sebumi Takeru (Kase Ryo). Toma Saya adalah gadis muda yang jenius dengan IQ 201 yang pernah bekerja sebagai FBI di Amerika. Gayanya aneh dan terkesan asal-asalan dan selalu membawa serta kopornya yang berisi berbagai peralatan 'tempur'nya kemana pun. Tangan kirinya terluka karena suatu insiden sehingga harus terbalut gips. Sebumi Takeru, awalnya bertugas di SIT (Divisi anti teroris gitu) dan menjadi platoon leader di usianya yang masih muda. Karena suatu insiden yang melibatkan anggotanya, dia ditansfer ke Mishou. Sifatnya yang sangat serius bertolak belakang dengan Toma yang asal-asalan. Mereka berdua akhirnya bekerjasama memecahkan kasus-kasus tak terpecahkan yang berhubungan dengan SPEC.

Apa itu SPEC? SPEC di sini bisa diartikan sebagai kekuatan supernatural yang dimiliki oleh orang-orang tertentu saja. Orang-orang dengan kemampuan SPEC tersebut memiliki kekuatan yang berbeda-beda seperti membaca pikiran orang lain, telekinesis, meramal masa depan, dan lainnya. Jika kekuatan tersebut disalahgunakan, akan membahayakan banyak nyawa. Salah satunya seperti yang dilakukan Ninomae Juuchi (Kamiki Ryunosuke), seorang remaja laki-laki yang mempunyai kemampuan menghentikan waktu. Ninomae inilah yang sering mengganggu jalannya penyelidikan Toma dan Sebumi dalam kasus-kasus SPEC yang mereka tangani. Ninomae juga menyebabkan Toma harus menggunakan gips di tangan kirinya. Keberadaan Ninomae merupakan misteri dan kemunculannya biasanya di saat-saat terakhir, dimana identitas orang-orang yang mempunyai SPEC telah ketahuan.

Episode perdana dorama ini biasa aja. Bahkan sampe beberapa episode dorama ini masih terasa belum begitu menarik. Yang membuatku tertarik untuk melanjutkan menontonnya karena para karakternya yang unik-unik. Yang paling keren tentunya karakter Toma yang unik abis. Akting Toda mantap banget. Dengan karakter Toma yang serampangan, slengean, dan gayanya nyentrik bikin geleng-geleng kepala ngeliatnya. Trus, kalo udah mulai ada penerangan untuk mecahin kasus, nulis clue-clue-nya di kertas pake tinta lalu kertasnya disobek-sobek, dilempar-lemparin ke atas. Abis itu kalo udah tau siapa pelakunya, selalu bilang "itadakimashita". Toma ini juga suka banget makan dan favoritnya adalah gyoza dengan garlic yang banyak sehingga mulutnya selalu bau bawang. Tapi Sebumi malah menyebutkan deaf taste karena selera makannya yang aneh. Aktingnya Toda keren abis, deh!. Segala adegan aneh bin unik dilakoninya dengan sangat baik. Nggak sia-sia akting Toda disini membuahkan hasil sebagai Best Actress. Semakin salut liat aktris yang satu ini, padahal dulu sempat nggak suka waktu jadi Misa-Misa di Death Note dan Nao di Liar Game. Di dorama ini, Toda hanya memakai make-up super tipis nyaris seperti tanpa make-up untuk perannya sebagai Toma.

Partnernya Sebumi juga nggak kalah anehnya dari Toma. Serius, sopan dan nggak pernah senyum sama sekali. Toma sering banget menjahilinya sehingga kepala Toma selalu jadi sasaran bogem Sebumi (jangan ditiru, ya!). Kalo Toma selalu bawa koper, Sebumi selalu bawa kantong kertas gitu. Kase Ryo juga memerankan karakter Sebumi dengan sangat baik sehingga karakter serius Sebumi justru menjadi sangat menarik. Kase Ryo yang pertama kali aku kenal lewat karakter Mayama di Honey and Clover Live Action Movie ini, merupakan salah satu aktor yang lebih sering tampil di film ketimbang dorama. Doramanya yang ku tonton baru ini doank, kebanyakan aku nonton filmnya, sih!. Nah, hubungan Toma dan Sebumi inilah yang menjadi salah satu daya tarik dorama ini. Dengan sifat saling bertolak belakangan, sering berantem dan saling ejek, tapi sebenarnya mereka saling perhatian satu sama lain. Chemistry antara Ryo dengan Toda di sini bagus sekali, tapi jangan berharap bakalan ada romancenya karena hubungan mereka lebih seperti kakak adik.

Yang nggak kalah lucu dan unik lainnya adalah karakter boss Toma dan Sebumi, Nonomura yang diperankan oleh aktor gaek Ryu Raita. Nonomura ini fine-fine aja punya dua anak buah yang aneh bin unik gitu. Hubungan ketiganya jadi menarik dan lucu. Nonomura paling patuh (lebih tepatnya takut) pada Miyabi, polisi muda yang juga selingkuhannya di kepolisian. Miyabi yang diperankan oleh Arimura Kasumi ini karakternya rada tsundere dan suka ngerjain Nonomura. Arimura Kasumi malah aku liat duluan aktingnya di Starman - Kono Hoshi no Koi. Aktingnya cukup bagus juga di sini walaupun munculnya sesekali aja.

Karakter lainnya yang turut mewarnai dorama ini adalah Chii Satoshi yang merupakan pacar Toma (kata Toma, sih mantan). Pasti pada nggak nyangka, kan kalo seorang Toma yang serampangan gitu punya pacar, ganteng dan pintar pulak? Ya, begitulah yang ku pikirkan! Apalagi hubungan keduanya juga unik. Tapi akhirnya terbongkarlah rahasia kenapa Toma bisa pacaran sama Chii di episode-episode terakhir dan itu sempat bikin aku merasa ketipu mentah-mentah #mukulmeja. Karakter Chii diperankan oleh Shirota Yu. Kemunculannya memang nggak begitu banyak, tapi punya peran yang penting di sini. Lalu ada juga Shimura Misuzu yang merupakan adik dari salah satu anggota Sebumi yang tertembak dan saat ini masih dalam keadaan koma. Shimura ini juga mempunyai SPEC. Fukuda Saki yang jadi Shimura ini pertama kali kenal lewat perannya sebagai Sawada Kotone di Daisuki!!. Selain itu ada juga karakter misterius Tsuda Sukehiro yang sepertinya juga punya SPEC. Karakter Tsude diperankan oleh Shiina Kippei (Code Blue 2). Trus ada juga karakter mirip paranormal gitu, Reizei Toshiaki yang diperankan oleh Tanaka Tetsushi (Tsumi to Batsu). Tapi yang paling menarik perhatian adalah karakter Ninomae yang diperankan oleh Kamiki Ryunosuke. Karakternya super duper menyebalkan. Apalagi kalo udah ketawa, sinis abis. Dia paling benci sama Toma sehingga sering banget membuat Toma kewalahan dengan kejahilan yang dilakukannya.

Untuk kasus-kasusnya tentu saja berhubungan dengan SPEC dan mungkin rada nggak masuk akal. Setiap episodenya menampilkan kasus yang berbeda seperti halnya dorama detektif lainnya, tapi kasusnya masih saling berhubungan. Dan untuk beberapa episode akhir, ceritanya menjadi bersambung. Dan endingnya pun khas dorama sekali, gantung!! Tanda tanya besar selama ini, kenapa begini kenapa begitu, memang sebagian terjawab di ending, tapi sebagian lagi masih menyisakan tanda tanya besar. Di akhir credit, Toma berbicara seperti ini ”I’m never going to do a movie”, tapi nyatanya dorama ini malah membuat SP dan movie. Ya, sepertinya teka-teki besarnya akan terjawab di SP atau movienya. Aku sedang dalam proses menonton SP dan movienya, nih! Tapi yang pasti, sih aku ketipu mentah-mentah tentang villain-nya. Sumpah, nggak ada bayangan sama sekali kalo si X itu adalah sang villain. Akh.. don’t judge the book by its cover itu memang benar adanya.











***

Details

  • Title: ケイゾク 2: SPEC
  • Title (romaji): Keizoku 2: SPEC
  • Tagline: 警視庁公安部 公安第五課未詳事件特別対策係事件簿/Keishichou Kouanbu Kouan Daigoka Mishou Jiken Tokubetsu Taisakugakari Jikenbo
  • Format: Renzoku
  • Genre: Mystery
  • Episodes: 10
  • Viewership ratings:
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2010-Oct-08 to 2010-Dec-17
  • Air time: Friday 22.00
  • Theme song: THE RICECOOKERS: NAMIno YUKUSAKI

Cast

Guests
Recognition







Thursday, November 14, 2013

Ryusei no Kizuna (2008)



Ryusei no Kizuna (2008)










"When we grow up… We'll kill him together!" Kalimat tersebut diucapkan oleh seorang pemuda kepada kedua saudaranya. Kalimat tersebutlah yang menjadi kalimat awal pembuka dari dorama yang berjudul Ryusei no Kizuna ini.  Dorama ini dibuat berdasarkan novel misteri karangan penulis ternama, Keigo Higashino. Bercerita mengenai 3 orang bersaudara, Ariake Koichi (Ninomiya Kazunari), Ariake Taisuke (Nishikido Ryo) dan Ariake Shizuna (Toda Erika) yang menjadi yatim piatu karena orang tua mereka dibunuh secara sadis ketika mereka masih kecil. Saat peristiwa pembunuhan tersebut terjadi, mereka bertiga sedang tidak berada di rumah karena melihat bintang jatuh. Koichi, Taisuke dan Shizuna pun bersumpah untuk membalas dendam atas kematian orang tua mereka. Ketika dewasa, karena suatu hal, mereka mereka malah menjalani hidup dengan menipu orang-orang tertentu. Koichi berperan sebagai dalang penipuan alias mastermind yang bertugas mengumpulkan data dan membuat perencanaan. Sedangkan Tai dan Shi berperan sebagai aktor dan aktrisnya yang berhubungan langsung dengan para target penipuan. Ketika melakukan aksi penipuan tersebut, mereka malah menemukan fakta mengejutkan tentang kasus pembunuhan orang tua mereka.

Ya, akhirnya aku tau kenapa dorama ini dapat predikat best drama. Jarang-jarang ada dorama cross-genre kayak gini: suspense-crime-comedy digabung jadi satu dan menghasilkan sebuah tontonan yang menarik dan bikin penasaran terus serta bikin ketawa juga. Selain ceritanya yang memang bagus, akting para pemainnya keren dari pemain utama sampe pemain pendukung. Selain itu insert songnya yang berjudul Orion dinyanyiin oleh Nakashima Mika juga asik. Dan... harus ku akui juga dengan susah payah kalo lagu Beautiful Days milik Arashi yang jadi theme songnya juga enak di dengar dan pas untuk dorama ini. Padahal waktu pertama liat poster doramanya, nggak banget gitu, deh! Tapi ngeliat castnya, jadi pengen nonton aja gitu. Apalagi aku lagi demen-demennya lagi sama Ryo-kun, jadi pengen ngebabat abis semua dorama yang dia mainkan (kalo bisa, sih!).

Ryo, Toda dan Nino berakting dengan sangat bagus. Chemistrynya dapat banget persis kayak saudara beneran. Nggak salah kalo ketiganya dapat award karena akting mereka. Yang paling keren aktingnya diantara mereka bertiga menurutku adalah Toda. Aktris bergigi kelinci ini semakin bagus aja aktingnya. Jadi makin suka, deh sama si cantik ini. Ryo juga keren aktingnya dan dapat peran yang sedikit beda dari peran-perannya sebelumnya di doramanya yang pernah ku tonton. Well done! Walaupun sebenarnya perannya yang keren dan mengeksplor kemampuan aktingnya dengan sangat baik adalah ketika main di Last Friends. Sedangkan Nino sendiri, baru kali ini liat doramanya. Aku malahan liat dia duluan di film Letters from Iwo Jima.

Selain itu ada Kaname Jun, Omi Toshinori, Emoto Akira, Ryo, Terajima Susumu dan Miura Tomokazu. Tak ketinggalan ada Nakashima "Nana" Mika juga yang nongol cuma sebentar aja di tiap episode-episode awal. Ada satu scene dimana Sagi (karakter yang diperankan Mika), wanita misterius yang selalu mangggil Koichi dengan sebutan Axel - lagi nyanyi lagu Orion trus tiba-tiba Koichi nongol dengan tampang sedih, itu epic banget, deh!

Selain tentang kasus pembunuhan orang tua Ariake bersaudara, diceritakan juga tentang penipuan yang dilakukan oleh mereka bertiga. Kasus kedua yang paling lucu. Apalagi yang jadi korbannya boss Shizuna, Takayama Hisanobu yang diperankan dengan sangat pas oleh Kiritani Kenta yang serba bisa itu. Yang unik, cara penipuannya disajikan kayak lagi buat film gitu, lengkap dengan judul dan script ceritanya. Koichi sebagai sutradaranya, Tai dan Shi sebagai pemainnya. Tai sampe harus belajar tentang investasi dan berlian demi meyakinkan orang yang akan ditipu. Begitu juga Shi yang harus serba bisa memikat para korban yang rata-rata laki-laki.

Mengenai pelaku pembunuhannya sendiri, sebenarnya aku udah curiga kalo si "X" itu pelakunya. Tapi motifnya itu yang aku nggak bisa ku temuin clue-nya. Dan emang dasar dorama, selalu aja bikin ragu tentang pelakunya biarpun awalnya kita udah yakin si "X" pelakunya. Harusnya aku tetap mempercayai intuisiku dan nggak terpengaruh dengan script yang sengaja diobrak-abrik biar penonton bingung dan nggak bisa nebak siapa pelakunya.
Nah, di dorama ini selalu aja nyebut-nyebut Hayashi Rice. Apaan, tuh? Yap, itu adalah nasi yang diberi kuah kental yang berisi daging sapi dengan tambahan jamur dan bawang. Tiap ngeliatnya jadi pengen nyobain, deh! Hara hetaaaa..!!









***

Details

  • Title: 流星の絆
  • Title (romaji): Ryusei no Kizuna
  • Also known as: Ties of Shooting Stars
  • Format: Renzoku
  • Genre: Suspense, bonds, comedy
  • Episodes: 10
  • Viewership ratings: 16.3 (Kanto)
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2008-Oct-17 to 2008-Dec-19
  • Air time: Friday 22:00
  • Theme song: Beautiful Days by Arashi

Cast

Episode Titles

  • Ep. 01: Higashino Keigo x Kudo Kankuro! The No.1 Tearful, Moving, Epic Mystery
  • Ep. 02: The Umbrella, the Portrait, and the Mysterious Woman
  • Ep. 03: Parents' Secret and the Hashed Meat Prince
  • Ep. 04: A Memory That is Connected to the Real Perpetrator
  • Ep. 05: Enemy's Son and the Stolen Flavour
  • Ep. 06: We Are Not Real Brothers and Sister
  • Ep. 07: Our Sister is in Love with the Enemy's Son
  • Ep. 08: Our Sister's True Self and the Cornered Perpetrator
  • Ep. 09: Final Confession On the Day the Statute of Limitation Ends
  • Ep. 10: You Are the Perpetrator! The Fate of the 3 Siblings... A Tearful and Moving Final Episode!

Awards

 

***DramaWiki







Sunday, October 13, 2013

Take Five (2013)



Take Five (2013)



 








Pencurian? heroinnya seorang pencuri? Wew.. unik, nih genre doramanya! Memperlihatkan trik-trik mencuri yang baik, hahaha.. Eits, tapi mencurinya tetap ada kode etiknya, loh! Mencuri di sini adalah untuk kebaikan alias mencuri dari orang-orang kaya yang telah memperoleh kekayaan mereka melalui cara-cara yang idak bermoral. Nah, para pencuri yang baik hati tersebut dikenal dengan nama Take Five.


Homura Masayoshi (Karasawa Toshiaki) adalah salah salah anggota dari grup pencuri ternama, Take Five. Ayahnya juga merupakan anggota Take Five tapi udah meninggal. Sekarang, Masayoshi udah pensiun dari kerjaan mencuri tersebut dan hidup seperti orang kebanyakan. Dia juga seorang dosen psikologi di sebuah universitas. Suatu hari, dia menerima sms berisi gambar lukisan Da Vinci dari seorang wanita tunawisma yang misterius (Baisho Mitsuko). Wanita tersebut memberitahu lokasi penyimpanan lukisan tersebut dan mengetahui masa lalu Masayoshi sebagai anggota Take Five. Karena penasaran, Masayoshi beraksi sebagai pencuri lagi. Ketika beraksi tersebut, dia bertemu seorang pencuri lain, Niimi Haruto (Matsuzaka Tori) yang ahli dalam meng-hack sistem keamanan. Sayangnya, aksi mereka berdua nyaris ketahuan oleh detektif wanita Sasahara Rui (Matsuyuki Yasuko) yang memang sangat benci pada pencuri.

Masayoshi akhirnya mengajak salah satu anggota Take Five lainnya, Minami Shinichi (Rokkaku Seiji) setelah sebelumnya sudah mengajak seorang pemuda yang ditolongnya, Hioka Tamatsu (Irie Jingi) yang memang ngefans pada Take Five. Selain itu, seorang polisi bernama Iwatsuki Kai (Inagaki Goro) mempunyai misi terselubung yang berhubungan dengan Take Five. Lalu, apakah keeksisan Take Five akan muncul kembali? Berhasilkah mereka mencuri lukisan Da Vinci tersebut? Yuk, tonton!


Gara-gara ceritanya sedikit berbeda dengan dorama kebanyakan yang pernah ku tonton, Take Five jadi unik. Dorama ini tayangnya spring lalu dan aku selalu ngikutin tiap kali episodenya tayang. Tapi begitu episode 7 kelar, subtitlenya pending lamaaa banget sampe summer usai. Sempat mau drop nontonnya karena subtitlenya nggak ada. Sedangkan untuk nonton online, inet nggak kuat, bokk!! Makanya baru sekarang bisa review. Selain ceritanya, yang bikin aku mau menonton dorama ini adalah karena didukung oleh para cast yang cukup mantap. Ada Karasawa Toshiaki (Guilty Akuma to Keiyakushita Onna), Matsuyuki Yasuko (Mother), Inagaki Goro (Hungry!), Denden (Cold Fish). Tapi yang bikin aku betah adalah karena karakter bengal Niimi Haruto yang diperankan oleh Matsuzaka Tori. Pertama liat nih cowok, biasa aja. Tapi lama-lama Tori-kun makin kakkoii aja #mimisan. Dengan kepintarannya mengacaukan sistem keamanan dan ke-sok-playboy-an-nya merayu detektif Rui, jadi tambah gemes liatnya. Harusnya, sih nggak usah merayu tuh detektif yang usianya jauh lebih tua! Rayu diriku aja #kyaaa... Maka terjadilah cinta segitiga antara Haruto-Rui-Masayoshi #jiaaah..


Tapi karakternya Sasahara Rui itu nyebelin dan sumpahhh mirip banget sama karakternya di Mother. Nggak ada senyum dan serius mulu. Kenapa juga Haruto suka?! @__@. Belum lagi tiap Take Five beraksi, selalu aja tuh detektif hampir menggagalkan aksi mereka. Eh, kok jadi bela pencuri, nih?! hahaha... tonton, aja, deh biar tau kenapa diriku kesal sama karakter detektif wanita itu. Karasawa Toshiaki terakhir kali liat aktingnya yang keren di Guilty Akuma to Keiyakushita Onna. Kali ini perannya sebagai Masayoshi memang nggak se-epic perannya sebagai Dojima Kiichi, sih!. Ciri khas Masayoshi-sensei ini adalah selalu bilang gini tiap mau nyuri "And above all, you have to have love". Sedangkan Inagaki Goro dapat karakter yang bikin aku curiga mulu bawaannya, soalnya dari tampang dan kelakuannya kayak nyimpan maksud tersembunyi dan bisa jadi kalo dia adalah the true villain here! Tapi karakternya itu malah kelihatan unik dan bikin aku suka :-P

Nah, para anggota Take Five ini punya base camp sendiri di sebuah cafe. Yang bikin heran awalnya, di situ kan ada bartendernya, tapi mereka dengan leluasa ngomongin rencana mereka untuk mencuri. Apa nggak takut kalo, tuh bartender bakalan ngadu ke polisi? Ternyata oh ternyata cafe itu adalah milik Masayoshi #tepukjidat. Trus, tuh bartender juga cuma sekali kayaknya, deh ngeluarin suaranya alias ngomong. Epic! Trus lagi, di cafe itu juga ada live musicnya dan lagunya yang asik berirama jazz berjudul Take Five dinyanyiin oleh JUJU menjadi insert song dalam dorama ini. Intinya, sih Take Five, daisuki!!
 
 





*

Details

  • Title: TAKE FIVE
  • Tagline: ~俺たちは愛を盗めるか~
  • Tagline (romaji): ~Oretachi wa Ai wo Nusumeru ka~
  • Format: Renzoku
  • Genre: Mystery
  • Episodes: 10
  • Viewership rating: 10.1%
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2013-Apr-19 to 2013-Jun-21
  • Air time: Friday 22:00
  • Theme song: GIVE ME LOVE by 2PM

 Cast

Episode Titles

  • Ep. 01: We steal for love? ~ The destiny between Masayoshi's band of robbers who steal from the bad people VS the lady detective ~ A forbidden love 
  • Ep. 02: The price of love ~ who is the 5th person? Arrest!? 
  • Ep. 03: A burglar that saves the detective! Infiltrating the Police Squad 
  • Ep. 04: The miraculous theft by 5 people! Sisterly love
  • Ep. 05: Who is the traitor! A rival appears 
  • Ep. 06: Saving one's buddy? The conclusion to the friendship episode
  • Ep. 07: The love-fueled lie about Da Vinci's theft
  • Ep. 08: The thefts by Takarazuka's stars; A battle of the sexes
  • Ep. 09: The finale ・ First half ~ The Last Supper's traitor 
  • Ep. 10: Saving the life of a loved one; Who is the traitor

 

*Source: DramaWiki & AsianWiki