Showing posts with label Namase Katsuhisa. Show all posts
Showing posts with label Namase Katsuhisa. Show all posts

Saturday, August 16, 2014

Mozu Season 1 (2014)


Mozu Season 1 (2014)





Sebelum nonton, sempat hype karena dorama ini bertabur bintang, terutama para pemain dari Double Face. Ya, memang ini project bareng TBS x WOWOW yang kedua kalinya setelah Double Face. Tapi, beberapa komentar malah bilang bahwa dorama ini agak mengecewakan. Bahkan sampe ada review yang sangat menyesalkan banyaknya adegan merokok dalam dorama ini. Aku jadi agak ragu untuk menontonnya, tapi akhirnya ku coba aja dulu satu episode, kalo asik ya dilanjut, kalo nggak ya di drop aja. Memang begitulah kebiasaanku tiap mencoba dorama di tiap season. Yah.. ternyata episode perdana lumayan juga dan karena aku orangnya suka penasaran, maka akhirnya ku putuskan mengikuti episode selanjutnya untuk mengetahui siapa dalang yang meneror lewat bom. Dan... ternyata memang benar, adegan merokok dalam dorama ini luar biasa banyak; dalam satu episode aja bisa sampe 5-6 kali adegan merokok. Jadi mikir, kasian juga si om Hide disuruh merokok terus. Bayangkan kalo adegannya banyak salah, udah berapa batang rokok, tuh yang dihisap?!. FYI, sponsor dorama ini memang rokok, jadi ya mau nggak mau kita harus dipaksa menyaksikan adegan merokok sepanjang dorama ini. 

Mozu sendiri bercerita tentang kasus bom yang terjadi di Shinjuku. Kuraki Naotake (Nishijima Hidetoshi) yang menjadi top ace dari bagian Public Safety Department kehilangan istrinya dalam insiden bom tersebut. Bersama Osugi Ryota (Kagawa Teruyuki) dari MPD dan Akeboshi Miki (Maki Yoko), investigator dari Public Safety Department, mereka bertiga menyelidiki kasus tersebut.

Kalau dibilang mengecewakan, sih sebenarnya nggak juga. Tapi nggak bagus-bagus banget juga. Cuman, untuk level dorama action, crime, dan suspense, Mozu udah cukup bagus. Apalagi actionnya di bagian adegan kejar-kejaran di bandara itu keren. Jarang-jarang liat begituan di dalam sebuah dorama. Apalagi mata kita dimanjakan oleh resolusi gambar yang bagus dan spesial effect yang canggih (buatan anak negeri, loh!). Plus lainnya bisa lihat banyak aktor terkenal main bareng di sini. Ceritanya sendiri udah bagus awalnya, hanya di pertengahan, ceritanya semakin bertele-tele dan terkesan dipanjang-panjangin. Padahal kalo dipadatkan ceritanya, cukup 8 episode aja selesai, yakin pasti hasilnya lebih bagus. Endingnya pun anti klimaks, masih menyisakan tanda tanya besar tentang organisasi rahasia dan para anggotanya, tentang Shingai, tentang Higashi Kazuo (Hasegawa Hiroki), tentang ayah Miki, yang sepertinya mungkin akan terjawab di season 2 nanti.

Nishijima Hidetoshi lagi-lagi dapat peran jadi pria cool. Bosan, sih sebenarnya liatnya tapi kayaknya, sih emang dia lebih cocok dengan peran seperti itu. Tapi karakter Kuraki yang diperankannya itu bukan tipe karakter detektif baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung *eh. Yah, bisa dibilang karakternya berada pada batas area 'abu-abu', dimana penonton sendiri yang disuruh menentukan seperti apa sebenarnya Kuraki itu. Maki Yoko juga lagi-lagi dapat peran jadi wonder woman lagi. Dingin, semakin dingin. Yeah.. at least Kagawa Teruyuki nggak jadi bandit lagi kayak sebelum-sebelumnya. Tapi tetap aja karakternya, tuh cukup annoying juga! Mana cerewet lagi kayak emak-emak mulutnya. Sedangkan Namase Katsuhisa, biar kata karakternya disini jadi boss yang bersahaja dan tegas tapi kok aku masih aja tetap lucu liatnya. Mungkin karena imagenya selama ini yang selalu berperan sebagai karakter yang kocak, makanya jadi rada sulit menghilangkan image tersebut dari pikiranku. Yang sedikit mencuri perhatian adalah Ikematsu Sosuke yang berperan sebagai Shingai Kazuhiko. All in banget pokoknya jadi seorang Shingai. Dan suka liat dia cross-dressing, malah cakep. Karakter Shingai yang sebagai villain di sini, dewa abis pokoknya! Anti mati! Udah di siksa, ketusuk benda tajam di dada, di setrum, masih belum tewas juga. Punya 1000 nyawa, nih karakter!.

Buat yang belum nonton, sih disarankan jangan berekspektasi tinggi duluan sebelum nonton, takutnya entar kecewa! Tapi tetap, kok Mozu is still worth watching. Trus, kalau nggak ada kerjaan, boleh deh ngitungin berapa kali adegan merokok di tiap episode. Siapa tau entar kalau ada kuis tentang pertanyaan berapa kali Kuraki merokok di Mozu, jadi bisa jawab. :P
 






***

Details

  • Title: MOZU
  • Format: Renzoku
  • Genre: Suspense, crime
  • Tagline: ~ 百舌の叫ぶ夜 ~
  • Tagline (romaji): ~ Mozu no Sakebu Yoru ~
  • Episodes: 10
  • Viewership rating: 10.8
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2014-Apr-10 to 2014-Jun-12
  • Air time: Thursday 21:00

Cast


***Source: Dramawiki







Sunday, July 14, 2013

Strawberry Night (2012)


Strawberry Night (2012)









Himekawa Reiko (Takeuchi Yuko) adalah Ketua Tim 10 Divisi Investigasi Kepolisian Tokyo. Reiko adalah satu-satunya wanita di divisi tersebut. Banyak yang tidak menyukainya dan menyepelekannya karena dia lebih sering bertindak berdasarkan insting. Tapi dia selalu mempertahankan pendapat yang dianggapnya benar meskipun sering terintimidasi. Kikuta Kazuo (Nishijima Hidetoshi), Hayama Noriyuki (Koide Keisuke), Ishikura Tamotsu (Ukaji Takashi), Yuda Kohei (Maruyama Ryuhei) adalah anak buah Reiko yang sangat menghormatinya dan tim mereka sangat solid. Berdasarkan novel misteri terlaris karangan Honda Tetsuya yang telah terjual lebih dari 1,5 juta kopi. Strawberry Night tidak hanya menceritakan soal kasus kejahatan, tapi juga menceritakan pribadi tiap karakternya, tentang tugas dan masalah yang harus mereka hadapi, hubungan antar karakter, harga diri, kebanggaan dan ketulusan menjalani profesi mereka sebagai detektif.

Sebelum renzokunya, ditayangkan dulu tanpatsunya dua tahun sebelumnya. Jadi kalo nggak nonton SP-nya tersebut, kemungkinan akan bingung dengan hubungan antar karakternya dan kenapa judulnya Strawberry Night. Beberapa kali ada, sih flashback dari SP-nya tersebut. Kekuatan utama dorama ini terletak pada karakter utamanya yang seorang wanita. Sedangkan penanganan kasus-kasus kejahatannya nggak begitu spesial dan terkadang pelakunya ketebak dengan mudah.

Walaupun karakter Himekawa menjadi daya tarik utama dorama ini, tapi aku nggak begitu suka dengan karakternya tersebut. Kendati dia seorang detektif yang hebat, berani, independen dan profesional, tapi sikapnya ke orang tuanya terutama ibunya sedikit kurang sopan dan cenderung melawan. Memang, sih mungkin sikapnya yang seperti itu karena pengaruh masa lalunya, tapi sebagai seorang wanita yang dewasa, sikapnya malah terkesan kekanak-kanakan. Tapi kalo udah berargumen dengan para lelaki di kepolisian, aku paling suka, tuh soalnya sebagai seorang wanita (ciee..), dia bisa mematahkan argumentasi para pria yang mengintimidasinya tersebut. Takeuchi Yuko memang pantas dipilih untuk memerankan karakter Himekawa sehingga kadang aku berpikiran kalo Yuko itu aslinya mungkin memiliki karakter yang sama dengan karakter yang dibawakannya tersebut.

Karakter Kikuta terlalu keliatan kalo suka sama Himekawa tapi sok cool terus. Yeah, mungkin susah mengungkapkan perasaan tersebut karena faktor bos dan anak buah. Ternyata dia yang main di Double Face. Pantasan aja wajahnya kok kayak familiar gitu. Karakternya yang cool, tenang dan tanpa ekspresi itu bikin gemes. Kikuta ini bisa dibilang tangan kanannya Himekawa-shuunin. Nishijima Hidetoshi memang nggak sekeren waktu di Double Face, tapi aku suka karakternya di sini sebagai Kikuta. Ke-cool-annya itu benar-benar bikin penasaran. Apalagi ada satu adegan yang 'wow' banget antara Kikuta dan Himekawa, hihihi...

Noriyuki yang dipanggil Nori oleh shuunin-nya, awalnya pesimis dan kecewa dengan bosnya yang seorang wanita. Apalagi dia punya trauma masa lalu yang membuatnya berpikiran kalo seorang wanita itu haruslah dilindungi karena mereka lemah. Tapi lama kelamaan pandangannya tersebut berubah total ketika semakin mengenal Himekawa yang tangguh. Jujur aja, tiap kali liat Koide Keisuke pasti keingatnya sama Okuyama Masumi di  Nodame Cantabile. Padahal jelas-jelas perannya di sini serius dan bukan konyol kayak Masumi. Sedangkan Ishikura sebagai yang paling sepuh di tim selalu dipasangkan bersama dengan Yuda yang paling junior. Ukaji Takashi udah nggak asing di dunia perdoramaan dan dorama yang dibintanginya udah  bejibun. Sedangkan Maruyama Ryuhei baru kali ini aku tonton doramanya. 
Selain itu, ada Hashizume-shachou (Watanabe Ikkei) paling sensian liat Reiko dan hampir selalu menentang pendapat Himekawa. Sedangkan Imaizumi-shachou (Takashima Masahiro) bersikap netral walaupun sebenarnya lebih pro ke Reiko. Kusaka Mamoru (Endo Kenichi) sebagai ketua tim divisi lain, merupakan saingan berat tim besutan Himekawa. Dia nggak suka cara Himekawa yang selalu mengandalkan insting ketimbang logika dan fakta. Walaupun saingan, tapi fair, kok! Justru yang agak sedikit curang adalah Katsumata Kensaku (Takeda Tetsuya) yang suka nyuri spot duluan. Selain itu dia juga suka banget berdebat, mematahkan pendapat Himekawa dan menyepelekannya. Tak ketinggalan ada Namase Katsuhisa yang jadi Ioka Hiromitsu yang paling suka gangguin Reiko dan sering merasa geer kalo Reiko suka padanya.

Jika endingnya terkesan gantung dan masih banyak teka-teki belum terjawab, ya wajar soalnya memang ada season 2 nya. Disarankan untuk menonton SP-nya dulu baru nonton renzokunya ini. Akhir kata, I love the theme song dan jadi langsung ngefans dengan GReeeeN yang bawain theme songnya, Misenai Namida wa, Kitto Itsuka.






 ***
 Details
  • Title: Strawberry Night
  • Format: Renzoku
  • Episodes: 11
  • Viewership rating: 15.3% (kanto)
  • Broadcast period: 2012-Jan-10 to 2012-Mar-20
  • Air time: Tuesday 21:00
  • Theme song: Misenai Namida wa, Kitto Itsuka by GReeeeN

Cast


Episode Titles
  • Ep. 01: Symmetry
  • Ep. 02: I don't punch with my right
  • Ep. 03: I don't punch with my right
  • Ep. 04: Taking justice too far
  • Ep. 05: Taking justice too far
  • Ep. 06: The infection game
  • Ep. 07: The bad seed / Japanese star anise
  • Ep. 08: The bad seed / Japanese star anise
  • Ep. 09: Soul Cage
  • Ep. 10: Soul Cage
  • Ep. 11: Soul Cage

Notes

  1. Based on Tetsuya Honda's detective novel "Strawberry Night" (first published by Kobunsha onFebruary 25, 2006).
Awards

 Source: DramaWiki & AsianWiki















Saturday, June 29, 2013

Strawberry Night SP (2010)


Strawberry Night SP (2010)










Himekawa Reiko (Takeuchi Yuko), seorang detektif wanita yang ditugaskan di Metropolitan Police Department (MPD) mendapatkan kenaikan pangkat yang cukup cepat berkat usaha dan kerja kerasnya. Himekawa menjadi satu-satunya kepala tim wanita di MPD. Oleh karena itu dia sering dianggap remeh oleh atasan dan rekan-rekannya sesama detektif lainnya yang kesemuanya adalah laki-laki. Kata-katanya yang tajam dan lebih sering mengandalkan instingnya menjadi bahan cemoohan yang paling sering didapat Himekawa dari senior dan atasaannya. Tapi dia bersikap tak acuh dan terus bekerja keras menangani setiap kasus yang terjadi. Salah satu kasus yang sedang ditanganinya adalah kasus pembunuhan keji dimana korban ditemukan dalam kondisi terbungkus plastik di semak-semak dengan sekujur tubuh penuh luka pecahan kaca. Bersama timnya yang solid, Himekawa pun berusaha menguak kasus pembunuhan yang bernama "Strawberry Night" tersebut.

Judulnya yang menarik, Strawberry Night, membuatku pengen menonton dorama berdurasi 107 menit ini. Apalagi aku memang lagi bosan nonton renzoku dan pengen nonton tanpatsu aja. Ternyata Strawberry Night itu adalah sebuah kasus pembunuhan dimana cara memilih korbannya itu dengan cara aneh bin unik. Para korban sama sekali nggak punya kesamaan satu sama lain seperti kasus pembunuhan berantai lainnya. Para polisi jelas aja menjadi bingung kenapa para korban tersebut menjadi target. Bahkan kapan dan itu terjadi sebenarnya juga nggak bisa dilacak. Para korban ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan, di berbagai tempat terpisah.

Tim Himekawa yang terdiri dari Himekawa sendiri, Kikuta (Nishijima Hidetoshi), Otsuka (Kiritani Kenta), dan Ishikura (Ukaji Takashi) ditambah Ioka (Namase Katsuhisa) yang baru naik pangkat dan ditansfer ke MPD dan seorang detektif muda berbakat, Kitami (Hayashi Kento), bekerja keras untuk memecahkan kasus tersebut. Asik banget liat Tim Himekawa ini, mereka kompak, saling support satu sama lain, udah kayak saudara sendiri dan sering makan bareng di luar. Yang menarik lagi, para anggota tim Himekawa tersebut sangat menghormati Himekawa sebagai kepala Tim tanpa memandang perbedaan gender dan selalu melaksanakan perintah yang diberikan Himekawa.

Sosok Himekawa itu unik. Di satu sisi dia terlihat begitu dingin, powerful, pekerja keras, pantang menyerah tapi di sisi lain dia juga rapuh dan takut. Sebenarnya sisi lemahnya tersebut karena dia masih trauma oleh masa lalunya. Himekawa pernah diperkosa dan di tusuk tubuhnya oleh seorang pemerkosa berantai ketika dia remaja. Makanya, setiap melintas sendirian di jalan sekitar taman, dia merasa takut karena taman tersebut mengingatkannya pada peristiwa buruk yang menimpanya. Tapi, kok dia bisa jadi polisi? Nah, itu karena saat dia merasa sangat terpukul atas kasus yang menimpanya tersebut, seorang detektif wanita bernama Sata Michiko (Kuninaka Ryoko) yang menangani kasusnya selalu datang menghiburnya tanpa memaksanya harus mengingat peristiwa buruk tersebut. Kalo polisi lain, kan pasti nanya yang macam-macam dulu tanpa mempedulikan kesehatan psikologis korban yang. Beda dengan Sata yang mampu memahami kondisi Himekawa saat itu. Kehadiran Sata itulah yang menginspirasinya untuk menjadi seorang detektif juga kelak seperti Sata, ketika detektif tersebut terbunuh dalam kasus yang ditanganinya. Hmm.. ternyata di Jepang sana bisa, ya jadi polisi tanpa memandang masa lalu seseorang? Kalo di sini, sih banyak aturan blablabla dimana seorang polisi harus blablabla juga, yah.. you know what I mean, right? Nah, ada satu hal yang aku kurang suka dari sifat Himekawa yaitu sikapnya yang agak membangkang dari orang tuanya, terutama mamanya. Sebagai info, dia masih tinggal bersama orang tuanya (agak aneh, sih untuk wanita Jepang seusianya masih tinggal sama ortu), tapi karena sering cekcok sama mamanya, dia memilih tinggal sementara di hotel. Sebenarnya kalo dipikir-pikir lagi, nggak usah sampe segitunya, sih sifatnya sama mamanya itu, tapi mungkin karena dia orangnya keras, jadi sikap perhatiaan mamanya yang agak berlebihan itu dianggap annoying. Akting Takeuchi Yuko memang keren banget sebagai Himekawa.

Tangan kanan Himekawa adalah Kikuta yang sikapnya cool abis, sampe-sampe nyaris tanpa ekspresi. Kalo bukan karena Nishijima Hidetoshi yang meranin karakter Kikuta ini, pasti, deh karakter ini nggak bakal keliatan aura charmingnya. Lama banget, loh aku baru sadar kalo itu Nishijima Hidetoshi yang main di Double Face. Hubungan Kikuta dengan Himekawa ini juga agak unik. Kikuta kayaknya ada ’feeling’ sama Himekawa, tapi mengingat Himekawa adalah bossnya, jadinya susah mengutarakan perasaannya itu. Apalagi Himekawa terkenal dingin menyangkut masalah gituan. Otsuka yang diperankan oleh Kiritani Kenta, bisa dibilang masih hijau dalam bidang pengalaman. Dia sangat mengagumi sosok sang boss, Himekawa yang mengajarkannya banyak hal. Ishikura, sebagai anggota paling tua umurnya sama sekali nggak menganggap dirinya lebih baik dari Himekawa dan selalu siap mengerjakan apapun perintah sang boss. Akhirnya di sini Ukaji Takashi dapat peran jadi orang baik lagi setelah beberapa doramanya yang ku tonton selalu jadi karakter antagonist. Kitami yang diperankan oleh Hayashi Kento - dimana aku baru selesai nonton dorama terbarunya Karamazov no Kyodai - merupakan anggota baru di tim Himekawa sudah mempunyai banyak prestasi yang diraih. Harusnya dia udah mendapat jabatan tinggi karena dia adalah anak salah seorang kepala kepolisian, tapi dia memilih memulai karir dari bawah dan saat ini dibawah training Ioka. Nah, Ioka yang pernah dipasangkan dengan Himekawa sebelumnya, akhirnya bekerjasama dengan Himekawa lagi. Karakter Ioka ini nggak jauh-jauh dari karakter-karakter lainnya yang pernah diperankan oleh Namase Katsuhisa, lucu bin annoying. Ioka paling suka merayu Himekawa dan merasa kepedean disukai Himekawa. Karakter Ioka ini sukses bikin aku ketawa, minimal senyum-senyum sendiri nggak jelas liatnya, hohoho... Dua orang detektif senior, Kusaka (Endo Kenichi) dan Katsumata (Takeda Tatsuya) merupakan ’musuh utama’ Himekawa. Yang satu paling benci kalo Himekawa lebih mengandalkan insting ketimbang logika. Yang satu lagi lebih parah, menganggap remeh Himekawa karena dia seorang wanita. Kerjaannya nyari gara-gara mulu sama Himekawa. Himekawa jelas aja nggak mau kalah. Lalu, boss Himekawa sendiri Imaizumi (Takashima Masahiro) orangnya pengertian dan suka dengan kerja keras Himekawa. Berbanding terbalik dengan superior mereka Hashizume (Watanabe Ikkei) yang sensian liat Himekawa dan selalu underestimated padanya.

Dalam dorama ini diperlihatkan cara-cara unik yang tak terduga yang dilakukan Himekawa dalam mengungkap kasus, seperti kasus Strawberry Night ini. Soal Strawberry Night sendiri, yang seru adalah bahwa mastermind dalam semua pembunahan keji Strawberry Night tersebut bukanlah orang yang normalnya kita anggap sebagai tersangka karena imagenya yang sangat berbeda dengan image para pelaku kriminal selama ini. Stereotype pelaku kejahatan serta merta berubah sehingga kita sebagai orang awam harus selalu waspada. Apa yang terlihat nggak masuk akal, nyatanya malah masuk akal di jaman sekarang ini. Intinya jangan menilai orang dari luarnya aja. Waspadalah!











***

Details
  • Title: ストロベリーナイト
  • Title (English): Strawberry Night
  • Genre: Crime, Detective
  • Broadcast network: Fuji TV
  • Format: Tanpatsu
  • Viewership rating: 14.0 (Kanto)
  • Broadcast date: 2010-Nov-13
  • Air time: 21:00-23:10 
  • Theme song: EUPHORIA by Shibasaki Kou

Cast


***Source: DramaWiki 






























Sunday, February 10, 2013

Gokusen Season 2 (2005)


Gokusen (2005)




Setelah terpingkal-pingkal nonton Gokusen Season 1, ternyata untuk season 2 jauh lebih serius dan aku banyakan cengar-cengir nggak jelas. Apalagi kalo formula sama gini, bikin aku suka bandingin dan pastinya jadi bosan kuadrat. Padahal yang jadi siswanya Yankumi jauh lebih ikemen (pengecualian buat Kamenashi Kazuya #Kaborrrr) dari yang season 1, tapi ternyata nggak ngampuh buat aku bertahan hingga episode akhir dan mentok di episode 2 doank T___T.  Padahal juga ini best dorama 2005 dengan best actress dan best supporting actor #oalah. Ya.. ya.. ya.. mungkin kalo mood nontonnya kambuh lagi, mau nyambung nontonnya.



Ceritanya mengambil setting setengah tahun kemudian dimana Shirokin Gakuen, tempat Yankumi mengajar pertama kali di kelas Shin cs, telah ditutup. Yankumi malah jadi guru TK. Tapi cara mengajarnya jelas aja nggak cocok buat anak-anak kecil (ya iyalah!). Untunglah disengaja sama pembaut skenarionya, Yankumi ditawarin jadi guru di Kurogin Gakuen yang punya problem satu kelas berisi anak-anak bermasalah dan kelasnya masih sama yaitu 3D dengan kepsek yang sama juga yaitu Sawatari Goro. Yattaaa!!!

 

Seterusnya... ?? Jangan tanya, deh wong aku aja nggak tau gimana, nontonnya kan kepending, #hahahahaha...  Ya, sebenarnya secara garis besar, jalan ceritanya pasti udah ketebak karena nggak mungkin jauh beda dari season sebelumnya, yang menceritakan tentang para siswa bermasalah dan cara mengatasinya. 

 

Tapi season 2 ini kok terasa lebih serius, ya? Konyol-konyolnya nggak sebanyak season 1 yang dari awal aja udah bikin sakit perut. Atau malah episode 3 keatas yang bikin mules-mules pengen ketawa? Saa?!. Ikemennya kayaknya banyak, nih kalo diliat dari para castnya. Apalagi ada Hiro-chan dan Kora-chan #mimisan. Sayangnya, nggak tau mereka munculnya di episode berapa secara cuma figuran doank #hikss..

  

Selain para siswa dan guru (kecuali Yankumi dan Goro), pemain lainnya masih tetap sama. Bahkan Kuma juga nongol lagi biar pun bentar-bentar. Tapi kapan, ya aku bakal ngelanjutin nonton ini lagi?! Secara season 1 begitu membekas di hati #ceileeee....

 
 





***

Details

  • Title (romaji): Gokusen Season 2
  • Genre: Comedy, School
  • Episodes: 10 + 1 Special
  • Viewership rating: 27.8 (not including SP)
  • Broadcast period: 2005-Jan-15 to 2005-Mar-19
    • SP: 2005-Oct-08
  • Air time: Saturday 21:00
  • Theme song: No More Cry by D-51
  • Insert song: Kizuna by Kamenashi Kazuya

Cast

  • Nakama Yukie as Yamaguchi Kumiko (Yankumi / Ojou / Kumicho) (Math Teacher)
  • Namase Katsuhisa as Sawatari Goro (School Vice Principal)
  • Utsui Ken as Kuroda Ryuichiro (Kumiko's grandpa / 3rd Generation Oedo Yakuza Boss)
  • Anan Kenji as Wakamatsu Hiro
  • Kaneko Ken as Asakura Tetsu
  • Uchiyama Shinji as Tatsukawa Minoru
  • Ryogoku Hiroshi as Sugawara Makoto
  • Kamenashi Kazuya as Odagiri Ryu
  • Akanishi Jin as Yabuki Hayato
  • Hayami Mokomichi as Tsuchiya Hikaru
  • Koike Teppei as Takeda Keita
  • Koide Keisuke as Hyuuga Kosuke
  • Otoha as Shiratori Hitomi (English Teacher)
  • Sakai Toshiya as Inuzaka Taichi (Japanese Language Teacher)
  • Moto Fuyuki as Kameyama Takashi (Ethics Teacher)
  • Magii as Inomata Shinji (Chemistry Teacher)
  • Ikeda Yukiko as Wanibuchi Sayuri (Music Teacher)
  • Azuma Mikihisa as Baba Seiga (PE Teacher)
  • Inoue Jun as Kurokawa Ginji (Chairman of Kurogin High School)
  • Tanihara Shosuke as Kujo Takuma (Teacher in Momo Girls High School)
  • Waki Tomohiro as "Kuma" / Kumai Teruo (Former student of Yankumi) 

Class 3D

  • Kawamura Yosuke as Akiyama Yosuke
  • Mizutani Momosuke as Omori Momosuke
  • Sato Yuki as Kojima Yuki
  • Sato Yusuke as Sakaguchi Yusuke
  • Sato Takeshi as Sasaki Takeshi
  • Tanaka Suzunosuke as Takayama Suzunosuke
  • Watanabe Ryuuhei as Hashimoto Ryuhei
  • Mizushima Hiro as Misawa Hiro
  • Kora Kengo as Funaki Kengo

Episode Titles
  • 01 Highschool is a once in a lifetime experience, do not waste it! ...That zealous teacher has returned! 
  •  02 A person's power is not decided by his physical strength, there's a much more important thing within. 
  • 03 You guys are my one-and-only students!! How can I desert you? 
  • 04 Don't compare your life with someone else's! 
  • 05 What's important is the strength of your heart!! 
    06 Think more about your parents' feelings!!
  • 07 Think seriously about your life 
  • 08 I will always be your teacher 
  • 09 Father and son's bond of tears 
  • 10 Be proud to graduate!! Yankumi and Class 3-D, tearful goodbye 

***source: DramaWiki 





 

Sunday, December 9, 2012

Brother Beat (2005)

Brother Beat (2005)






Nggak ada ekspektasi apapun waktu nonton dorama ini. Cuma liat ratingnya lumayan bagus. Trus, alasan utama nontonnya karena mau liat Tetsuji-kun doank. Tiba-tiba keingat sama pemeran Takumi di Nana ini. Tampangnya sedikit mirip senpainya Kassy #nosebleed. Dan karena dia main jadi bintang utama di sini, makanya aku pun pengen liat aktingnya. Tapi ternyata doramanya malah asik, man!


Cerita dimulai dengan kisah keluarga Sakurai di tahun 1990-an. Lalu sang ayah meninggal dunia akibat kecelakaan. Sang ayah berpesan pada putra sulungnya, Tatsuya (Tamayama Tetsuji) agar menjadi anak yang baik dan menjaga ibu serta kedua adiknya, Riku (Moco) dan Junpei (Nakao Akiyoshi).


Walaupun Sakurai Harue (Tanaka Misako), sang ibu, hopeless dan nggak tau gimana masa depan keluarga Sakurai ini nantinya tapi mau nggak mau mereka harus tetap bertahan hidup walaupun tanpa ayah. Life must go on! Singkat cerita waktu pun berlalu. Ketiga putra Sakurai telah tumbuh dewasa. Tatsuya udah jadi salaryman, Riku jadi pelatih renang dan Junpei masih kuliah. Sedangkan sang ibu, Sakurai Harue, kerja part time di sebuah supermarket.


Tatsuya sebagai anak tertua, merasa mempunyai tanggung jawab yang besar pada keluarga ini, apalagi ibu mereka itu terkenal slebor dan nggak seperti ibu-ibu umumnya. Tatsuya ini orangnya serius, kaku tapi sangat peduli dan bertanggung jawab pada keluarganya. Sedangkan Riku sebagai anak kedua, terkenal playboy tapi orangnya easy-going dan ramah. Dan Junpei sebagai anak bungsu, yang dipercaya mengurus keuangan dan segala keperluan rumah tangga memiliki sifat pengasih dan penyayang dan sedikit naif.

 

Tapi tiap hari ada aja yang namanya ribut dan berantem dirumah, terutama antara Tatsuya dan Riku. Kalo udah berantem, bisa ancur barang-barang dibuat. Dan lucunya si ibu cuek aja. Malah kadang manas-manasi, huahahaha.. (ibu yang gaul, nih!). Tapi abis berantem mereka pasti langsung baikan dan akrab lagi, kok!. Keluarga ini memang aneh bin unik, dimana mereka selalu mengungkapkan apa yang ada di pikiran mereka secara blak-blakan, baik secara halus maupun sebaliknya. Tapi dibalik itu semua, mereka saling menyayangi satu sama lain, hanya cara penyampaian kasih sayangnya aja yang beda. 



Hubungan Harue dengan ketiga putranya memang nggak seperti hubungan ibu-anak umumnya. Malahan mereka nggak manggil "oka-san" atau "mama" sama Harue, melainkan manggil nama doank (Yang ini jangan ditiru, ya!). Trus, ngomongnya juga kadang kasar dan bentak-bentak. Kalo ini menurutku sisi kurang bagusnya, sih! Karena kan kita harus sopan sama orang tua. Tapi si anak juga nggak bisa disalahin juga karena memang si ibu sendiri yang sifatnya kayak gitu. Contohnya aja, waktu Tatsuya lagi mandi, dengan seenaknya Harue buka pintu dan bilang ada hal penting yang mau dibicarakan. Mbok, ya tunggu si anak selesai mandi, kek! #tepukjidat. Jadi intinya keluarga Sakurai ini memang agak aneh bin unik.


 


Suatu hari, Tatsuya secara nggak sengaja menabrak cewek dan membuat kacamata yang dipakai si cewek tersebut terjatuh hingga patah. Tatsuya berjanji akan menggantinya, tapi dia lupa. Akhirnya cewek itu cerita ke teman kerjanya yang ternyata adalah ibunya Tatsuya. Olala.. Trus.... lanjutannya tonton aja sendiri, yaaa....



Lucu, kok! Tapi agak banyak juga adegan berantem dan ngomong kasarnya. Jadi harap maklum aja ya! Nggak mengurangi keasikan dari menonton dorama ini, kok! Berantem-berantem kecil gitu kan pasti selalu terjadi di keluarga manapun. Dan keluarga Sakurai ini memang sekeluarga ngomongnya kasar-kasar, tapi hatinya baik-baik semua, kok, hiihihih..


Aku suka semua karakter di Brother Beat ini. Apalagi si ibu kalo udah marah, ekspresinya lucu. Tetsuji-kun emang cocok banget meranin karakter Tatsuya yang serius.Dia kakkoi banget disini. #nosebleed.




Trus Moco - yang kayaknya emang selalu dapat peran kayak gitu di hampir tiap dorama yang dimainkannya -  udah nggak usah diragukan lagi akting jadi Riku. Udah jadi peran spesialis buat dia, tuh!. Nggak tau juga, sih kalo dia dapat peran beda, masih oke atau nggak. Cuma waktu di Gokusen 2, sih cukup bagus juga. Secara, aku jarang nonton doramanya jadi kurang tau.


Sedangkan Akiyoshi juga cocoknya dengan peran-peran kayak Junpei gitu kayak waktu di Water Boys 2. Wajahnya emang mendukung, sih hihihi..


Selain itu, ada juga Namase Katsuhisa yang jadi boss Harue. Sempat nggak tanda kalo dia adalah wakil kepsek Goro di Gokusen. Soal aktingnya, nggak usah ditanya lagi. Mantaplah pokoknya walaupun dia cuma sampe episode 6 doank.


Trus, untuk bagian perempuannya, pastilah si ibu Harue yang dimainkan oleh Tanaka Misako. Walaupun aku nggak pernah nonton doramanya yang lain selain ini, tapi aku yakin dia adalah aktris hebat. Aktingnya mantap banget di sini.

  

Selain itu ada juga Kuninaka Ryoko yang aku duluan kenal dia lewat Hungry dan sempat kesal liat karakternya di situ. Tapi di sini karakternya sebagai Chisato bikin aku sukaaaaa... Yang paling ku suka dari karakter Chisato adalah dia sama sekali nggak merubah penampilannya biarpun dia suka sama seseorang. Dia yang karakternya pake kacamata ini, tetap pake kacamata bahkan sampai episode terakhir (kecuali pas... tittt... spoiler alert! hehehe). Biasanya kan kalo di drama atau film gitu, kalo cewek udah ketemu princenya, pasti yang tadinya penampilannya jelek atau biasa aja, langsung berubah penampilannya. Yang pake kacamata jadi berubah pake softlens contohnya. Tapi Chisato ini nggak, makanya aku suka.


Trus, ada Ai, mantan pacar Riku yang karakternya juga aku suka. Dia itu wonder woman, deh! Cool banget jadi cewek. (Pengen kayak dia @__@). Ternyata dia Asami Reina yang main di SP-nya GTO dan Water Boys 2. Waktu itu dia masih muda banget tapi sekarang udah tambah cantik.


Ada Mizushima Hiro juga di sini, jadi temannya Riku. Cuma dapat peran kecil dan dia belum se-kakkoi Nanba-senpai yang bisa bikin aku nosebleed. Aura ke-kakkoi-annya masih tertutup.


Kalo Harue udah berantem sama ayahnya Chisato yang diperankan oleh Kadono Takuzo, itu lucu banget, deh menurutku! Apalagi ekspresi mereka berdua, dapat banget, cuy!



Trus.. trus.. trus.. aku suka OST-nya. Pokoknya aku suka semua yang ada di dorama ini.


 











***

Details

  • Title: ブラザー☆ビート
  • Title (English): Brother Beat
  • Genre: Family, home comedy, romance
  • Episodes: 11
  • Viewership ratings: 13.53
  • Broadcast network: TBS
  • Broadcast period: 2005-Oct-13 to 2005-Dec-22
  • Air time: Thursday 21:00
  • Theme songs: Broken Hearts & My Way by Def Tech

Cast

  • Tanaka Misako as Sakurai Harue (46)
  • Tamayama Tetsuji as Sakurai Tatsuya (24)
    • Izumisawa Yuuki as Young Sakurai Tatsuya
  • Kuninaka Ryoko as Tamura Chisato (24)
  • Hayami Mokomichi as Sakurai Riku (22)
    • Hirota Ryohei as Young Sakurai Riku
  • Nakao Akiyoshi as Sakurai Junpei (20)
  • Namase Katsuhisa Noguchi Hideki (46)
  • Asami Reina as Kudo Ai (22)
  • Akai Hidekazu as Sakurai Tsutomu
  • Iwasa Mayuko as Aizawa Miyuki
  • Mizushima Hiro as Yoshi
  • Kamimura Kyoko as Tamura Fusako
  • Kadono Takuzo as Tamura Shougo
  • Ishiguro Hideo as Tamura Kei

Episode Titles
  • Ep. 01: The eldest son's gold digging blind date
  • Ep. 02: Second son is the No.1 host
  • Ep. 03: Third son's sweet temptation
  • Ep. 04: TOKYO love story
  • Ep. 05: True Love
  • Ep. 06: 15th year Proposal
  • Ep. 07: It is my child
  • Ep. 08: Ex-girlfriend VS Current girlfriend
  • Ep. 09: Father's back (following in father's footsteps)
  • Ep. 10: Eldest son's bride
  • Ep. 11: Big brother's wedding


***source: DramaWiki