Showing posts with label 2011. Show all posts
Showing posts with label 2011. Show all posts

Saturday, August 2, 2014

Dropped Doramas Part 1


Berikut ini adalah beberapa dorama yang aku drop!

1. Mei-chan No Shitsuji (2009)

 


Synopsis
The story revolves around a young woman named Mei, who was rescued as a young girl by someone calling himself her "butler." With only a vague memory, though, the experience seems like just a dream. But one day, after her parents' accidental death, he appears: Rihito comes from a line of outstanding butlers, and he has been appointed to serve her! Now her ordinary life has completely flipped, as she discovers that she's actually the heiress to a fortune, and is forced to transfer to St. Lucia Girls' Academy, where all the students have butlers! As a result, her childhood friend Kento decides to enroll in a butler school so that he can stay close to her. --dramawiki 

================================================================
Karena lagi pengen nonton yang lucu, akhirnya milih dorama ini. Liat ratingnya tinggi dan dinobatkan sebagai Best Drama, plus ada Mizushima Hiro pula. Walaupun kurang suka sama Eikura Nana yang jadi main cast di sini. Ekspektasi udah tinggi banget, nih eh.. ternyata ini dorama gajes abis, nggak ada satu adegan pun yang berhasil membuatku tersenyum, apalagi tertawa. Sigh!! 

Belum lagi formulanya mirip-mirip Hanakimi (yang herannya bisa sukses bikin perutku sakit ketawa mulu nontonnya) dan Ouran High School Host Club. Adegan-adegannya tuh udah lebay, dipaksakan lagi! Udah gitu alur ceritanya pun udah ketebak banget, sih! Dan akhirnya dengan susah payah aku menghabiskan episode perdananya. Biar dibilang Best Drama sekalipun, kalo selera udah nggak bisa kompromi lagi, apa boleh buat... DROP!!



2. Hanazakari no Kimitachi e (2011)



Synopsis
Based on a popular comic, this hilarious comedy follows the chaos, troubles and friendship at a boys' boarding school after a girl-disguising-a-boy joins. Ashiya Mizuki has just come back to Japan from California where she was raised. She fell in love with Sano Izumi, a hopeful high jump hero, who has quit after an accident. As she wants him to go back to the sport once again, she enters the same high school as a boy! With a short hair, flattened chest and lowered voice, she starts sharing the same room with Sano. --dramawiki

=========================================================================
Penasaran aja gimana, sih remake Hanakimi 2007 yang fenomenal itu. Settingannya agak dibuat sedikit beda di sini. Kalo versi 2007, Ohsaka Gakuen adalah sekolah elit, justru versi 2011 sebaliknya. Osaka Gakuen digambarkan sebagai sekolah yang bangunannya rusak disana-sini. Para pemainnya hanya beberapa yang ku kenal seperti Nakamura Aoi, Miura Shohei dan Kiriyama Renn. Yang jadi Mizuki malah aku nggak kenal, ternyata salah satu member AKB48. Pantesan aja nggak tau!  Soal akting pun, masih jauh diatas standar versi 2007, masih banyak yang malu-malu. Mungkin karena pemainnya rata-rata para aktor/aktris baru kala itu. Udah gitu juga nggak ada yang benar-benar ikemen kayak versi 2007! Dan tragisnya lagi, nggak kocak sama sekali! Sumpah, deh nggak ada yang bikin aku sampe ketawa ngakak kayak nonton yang versi 2007. Cuma cengar-cengir nggak jelas, doank! Bikin dorama remake dari sebuah dorama yang sukses, adalah suatu kesalahan besar kalo nggak didukung oleh para pemain yang jauh lebih bagus dan script yang lebih baik dari versi originalnya. What a waste!! Sorry, I have to drop watching this in first episode!



3. Saki (2013)



Synopsis
Saki works as a nurse at the pediatrics department of a general hospital. The young patients and all men love her because of her angelic smile, her perfect cooking skills, and the sheer beauty she radiates in everything she does. However, none of them knows of her amazing ability to ruin other people’s lives while keeping her hands clean all the time. Her targets this time are the reporter of a major magazine (Miura Shohei) who is searching for his older sister, a famous lawyer (Hagiwara Masato) who is fighting for justice, and her main target – the devoted husband and board chairman of said hospital, played by Takashima Masanobu. Hamada Naomi (Uchida Yuki)is a female reporter who becomes suspicious of Saki’s behavior. --tokyohive

=========================================================================
Sebelumnya aku sempat memposting tentang dorama ini di sini. Di situ aku bilang aku pending menontonnya, tapi selang waktu berlalu sekian lama, aku masih nggak berniat melanjutkan menonton dorama ini. Dan akhirnya aku memutuskan untuk men-drop dorama ini!.



4. Kakusho (2013)

 


Synopsis
Akiho Takeda (Eikura Nana) is assigned to #3 investigation team for The Tokyo Metropolitan Police Department. On her first day at work, a burglary takes place at a jewelry store in Shibuya. The case though is taken by the #1 investigation team which Akiho hoped to join. Nevertheless, Akiho goes secretly to the jewelry store where the theft took place. There she sees a man with piercing eyes among the onlookers. That man is veteran detective Shuichi Hagio (Takahashi Katsumi), who also works for the #3 investigation team. They become partners and work together.

Later, a safe at a jewelry store in Roppongi is broken into. The safe breaking case is assigned to the #3 investigation team. Shuichi and Akiho go to the jewelry store in Roppongi. They learn that the safe was protected by a secret code and a high tech fingerprint authentication system. Stolen from the safe is the diamond called "Besu". The "Besu" is one of three diamonds that makes up the "Kuraida Family's Three Sisters". The other two diamonds are "Ani" and "Kyasari". The diamond "Ani" was stolen from the jewelry store in Shibuya, that occurred a few days earlier. Several people believe the two diamond thefts were done by the same person(s), but Akiho mentions the techniques used by thieves are different. Yet, Akiho believes there must be a connection between the two cases. --Asianwiki

=========================================================================
Serial detektif lagi? Apa bedanya dari yang udah-udah? 
Begitulah kira-kira pertanyaan yang melintas di benakku waktu baca sinopsisnya, sampe akhirnya nekat nyobain, nih dorama. Bisa dibilang detektif yang jadi peran utama di sini, Akiho Takeda (Eikura Nana) dan Shuichi Hagio (Takahashi Katsumi) adalah detektif kelas 3 yang tugasnya hanya mengusut tindak kriminal kecil seperti pencurian. Padahal aku udah ngikutin dorama ini sampe episode 3, tapi akhirnya aku nyerah juga. Nonton ini terasa flat aja gitu, nothing's special! Another dropped Eikura Nana's dorama!!


5. Tokyo Toy Box (2013)



Synopsis
Tsukiyama Hoshino was being harassed by her boss at the big consulting firm she worked at, and thus she decided to quit her job and join "Studio G3", a gaming company in Akihabara led by Tenkawa Taiyo. For Taiyo, there is nothing on his mind other than creating the perfect game. Although Hoshino is a bit put off by Taiyo's attitude in the beginning, she is soon influenced by his passion for game creation. --dramawiki 
=========================================================================
Ide ceritanya, sih lumayan unik sebenarnya, tentang seorang pemuda yang terobsesi membuat sebuah game yang perfect. Nggak pernah, sih aku nonton dorama kayak gini. Mirip tokusatsu sekilas, sih! Tapi karena pengeksekusiannya kurang mantap, jadinya nggak begitu mengena cerita di episode perdana ini. Harusnya episode perdana, tuh menampilkan cerita yang bagus supaya orang tertarik untuk lanjut menontonnya. Padahal ada satu adegan yang berhasil membuatku terpingkal-pingkal waktu karakter Tsukiyama Hoshino memperagakan karakter game yang mereka ciptakan. Tapi entahlah, hal tersebut nggak sukses membuatku ingin melanjutkan episode berikutnya. DROP!!





Source: Dramawiki, Asianwiki, Tokyohive







Saturday, November 30, 2013

Zenkai Girl (2011)



Zenkai Girl (2011)



 






Udah lama, nih penasaran sama dorama yang bikin Ryo-kun menang Best Supporting Actor ini. Apalagi liat posternya yang cukup menarik dan genrenya yang ada komedinya. Trus, belakangan ini, kan aku juga mulai kesemsem lagi sama Ryo gara-gara liat dia di Attention Please trus liat lagi di Ryusei no Kizuna dan di Joker Yurusarezaru Sousakan. Sumpah, Ryo kakkoi abis waktu di Joker!! #Gyaa... Eh, ternyata di Zenkai Girl malah jauh lebih kakkoi lagi #nosebleed. Tambah semangat, deh nontonnya! Cuma berhubung awalnya cuma punya episode satu doank (yang ternyata bikin nagih dan sempat di re-run berkali-kali), terpaksa, deh harus nunggu seminggu buat dapat full episodenya. Abis itu, dalam waktu dua hari ngebut nontonnya sampe tamat.

Ceritanya sendiri dimulai dengan adegan seorang cewek bernama Ayukawa Wakaba (Gakky) yang baru tamat dari kuliah jurusan hukum memberikan kata sambutan di acara kelulusannya. Wakaba yang penuh ambisi dan bercita-cita menjadi pengacara internasional ini akhirnya mendapat pekerjaan di sebuah perusahaan hukum internasional. Sayangnya, tugas yang diberikan sama sekali nggak berhubungan dengan hukum. Wakaba justru dipekerjakan untuk menjadi baby sitter Hinata (Tani Kanon), putri bossnya Sakuragawa Shoko (Yakushimaru Hiroko). Wakaba yang tidak suka sama anak-anak, tetap mengambil pekerjaan itu demi kekayaan dan kesuksesan. Selain itu, dia adalah tipe orang yang tidak suka mengerjakan pekerjaan setengah-setengah dan nggak tuntas sehingga dia menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

Suatu hari, ketika Wakaba mengantar Hinata ke sekolah, dia bertemu seorang pria bernama Yamada Shota (Ryo) yang ternyata pernah bertemu secara nggak sengaja di kereta api. Shota adalah pria tanpa pendidikan, kekayaan dan tujuan masa depan. Hal tersebut merupakan sesuatu yang nggak disukai oleh Wakaba karena bertolak belakang dengan pemikirannya. Oleh karena itu, dia memandang sebelah mata sosok Shota. Bahkan Wakaba memanggilnya dengan sebutan "Pill Bug". Tapi ternyata kehadiran Shota merubah banyak hal dalam hidupnya, terutama setelah adegan kissu 'paksa' yang dilakukannya dengan Shota. Wakaba pun akhirnya menyadari apa yang benar-benar penting bagi dirinya.

Kyaaa.... tumben, nih tontonannya romance?! #ngakak. Gomen nee.. soalnya Ryo-chan kakkoi abis?! Loh, nggak nyambung! Yah, intinya, sih mau liat Ryo aja awalnya, ternyata ceritanya asik juga walau pun banyak minus di sana-sini. Jujur aja, nih nonton ini dorama serasa lagi nonton K-drama (no offense!). Episode-episode awal masih banyak komedinya, pertengahan mulai surut, dan begitu mau ending, nyaris sedih mulu ceritanya.. zzz.. Banyak banget adegan yang kurang masuk akal dan terkesan dipaksakan dan memang selalu ada dan wajib di tema-tema cerita romantis kayak gini, kayak adegan Wakaba dan Shota yang selalu ketemu secara nggak sengaja di mana-mana, kalo adegan sedih pasti hujan turun, teman si pemeran wanita utama yang baik banget dan naksir pria yang disukai si pemeran utama tapi abis itu rela ngalah, teman-teman si pemeran utama pria yang awalnya nggak suka pada si pemeran utama wanita tapi akhirnya jadi pendukung sejati dan sebagainya yang tralala trililiii... Tapiii...... harus ku akui, dibalik semua ketidakmasukakalan tersebut, aku harus mengakui dengan berat hati bahwa aku menyukai dorama ini. Jelas, faktor ikemen kayak Ryo ternyata berpengaruh besar juga #plakk..

Sayang banget, komedinya cuma di awal-awal episode doank, abis itu malah kebanyakan bikin mewek. Ya, benar banget, ini dorama bikin mewek aja. Padahal biasanya aku paling anti mewek kalo nonton yang cerita agak lebay gini, tapi kayaknya faktor lagi sensi, nih jadinya dikit aja mewek #alasan. Mungkin meweknya lantaran kesal, kenapa ada orang yang kayak Shota gitu?! Gila, aja ada orang yang mau melepaskan mimpi dan cita-cita demi menjaga seorang anak, yang bahkan sama sekali nggak ada hubungan darah. Apalagi yang melakukan hal tersebut adalah seorang pria. Ohh... I don't get it!! Kalo ada pria kayak gitu, tolong kenalin ke aku, deh! (Maksudnya APA coba?!). Yang paling bikin gemes, itu Shota ini nggak pernah ngelawan kalo Wakaba udah meng-underestimate dirinya. Padahal setiap ketemu, pasti Wakaba selalu meributkan hal-hal kecil dengan Shota. Shota-nya malah kalem dan tenang aja sambil cengar cengir mulu #tepukjidat. Shota ini orangnya, kok pasrah amat, sih?! #ngamuk. Tampangnya Ryo emang cocok jadi karakter Shota yang memelas dan pasrahan gitu. Kalo mupeng mikirin Wakaba, jadi kocak abis ngeliatnya. Biasanya liat Ryo main jadi lelaki cool di dorama, di sini liat dia banyak ketawa serasa kayak dapat duit dari langit. Senyumnya Ryo kan manis banget!! Tapi banyak juga adegan Ryo mengeluarkan air mata, jadinya keliatan jadi lelaki lemah #sigh. Nggak papa, deh yang penting Ryo ngambil peran yang beda di tiap dorama yang dimainkannya. Selidik punya selidik, karakter Shota mirip dengan karakter Kijima Yasube yang diperankan Ryo di filmnya Chonmage Purin (2010). Tapi... Ryo pake jam yang norak banget warnanya di sini, kuning bokk!! #abaikan. Oh, ya ada satu hal lagi yang agak mengganggu di mata. Tinggi badan Ryo dan Gakky yang cuma beda 3 senti, bikin pemandangan yang kurang enak. Apalagi kalo Gakky udah pake high heels, Ryo jadi keliatan pendek dan jelas bikin nggak enak mata mandangnya #abaikanjuga.

Karakter Wakaba sendiri, jelas tsundere abis! Persis, deh kayak diriku... Huahahahaaa... Udah gitu karakternya juga jadi karakter yang nyebelin dan nggak disukai. Obsesinya super duper tinggi untuk menjadi pengacara terkenal, lalu membeli rumah di Amrik, punya jet pribadi, dan menjalin hubungan dengan pria kaya raya. Tapi bagusnya, biar pun berobsesi tinggi, Wakaba ini orangnya serius kalo ngerjain sesuatu dan nggak gampang menyerah. Selain jadi baby sitter, dia juga bisa menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh boss atau rekan kerjanya dengan baik. Selain sifat tsunderenya, sosok Wakaba ini perfect, deh sebagai seorang wanita. Jadi kepikiran, apakah memang benar kalo wanita yang cerdas (kayak Wakaba) gini pasti lebih cocok kalo disandingkan dengan lelaki yang kurang cerdas (kayak Shota)?! Hmm... Saa.. Gakky aktingnya ada kemajuan dikit di sini. Chemistry-nya dengan Ryo juga cukup bagus. Semoga aja akting Gakky semakin baik lagi ke depannya.

Nah, yang cukup menarik perhatian adalah akting kerennya Tani Kanon sebagai Hinata. Ini anak cantik banget biar pun masih kecil dan aktingnya bikin gemes sekaligus sebal. Apalagi kalo dia udah berargumen dengan Wakaba. Liat baju-baju dan dandanan Hinata yang keren-keren, jadi pengen gituin anakku kelak, deh.. hihihi... Eh, yang jadi Wakaba kecil juga keren, loh aktingnya biarpun perannya cuma sedikit. Selain itu ada Yakushimaru Hiroko, bossnya Wakaba, yang reunian lagi sama Ryo setelah Ichi Rittoru no Namida (2005); Renbutsu Misako sebagai Shiota Soyoko, rekan kerja Wakaba yang juga naksir Shota; Hirayama Hiroyuki sebagai Shindo Kyoichi, pengacara handal yang jadi target untuk dijadiin suami oleh Wakaba; Takagi Serai sebagai Pitaro, anaknya Shota dan "para pelawak" teman-teman Shota yaitu Kentaro (Suzuki Ryohei), Hiroshi (Minagawa Sarutoki) dan Samao (Arakawa Yoshiyoshi). Rada nggak adil, nih soal teman-temannya Shota yang satu pun nggak ada yang tampannya nyaingin ketampanan Shota. Benar-benar karakter mereka dibuat cuma sebagai hiburan semata.

Biar pun banyak lebaynya, tapi aku suka dengan shot-shot yang diambil di dorama ini. Scenenya bagus-bagus dan memorable. Apalagi kalo scene Wakaba dan Shota lagi berduaan, bikin cling cling.. Udah, deh aku nggak mau ngomong banyak-banyak. Intinya, buat penggemar romantic comedy, Zenkai Girl recommended abis! Kalo aku, sih JELAS karena ada Ryo-kun yang kakkoi abis di sini!! Kyaaa...... #ditimpukpakepanci



 
  









***

Details

  • Title: 全開ガール
  • Title (romaji): Zenkai Girl
  • Tagline: 金なし、学なし、イケメンの星?そんな男、問題外でしょ?
  • Tagline (romaji): Kane nashi, Gaku nashi, Ikemen no Hoshi? Sonna Otoko, Mondai Gai desho?
  • Tagline (English): No money, no education, a star of good-looking guys? A guy like that is out of the question, right?
  • Format: Renzoku
  • Genre: Romantic comedy
  • Episodes: 11
  • Viewership rating: 12.3%
  • Broadcast network: Fuji TV
  • Broadcast period: 2011-Jul-11 to 2011-Sep-19
  • Air time: Monday 21:00
  • Theme song: Ai ga Aru by Every Little Thing
  • Ending song: Tsubusa ni Koi by Kanjani8

Cast

Samejima Sakuragawa Law Firm

Mitsuba no Mori Nursery School

Restaurant Ru Sato

Others

Recognition


***Source: DramaWiki & AsianWiki











Saturday, July 20, 2013

Shikei Kijun (2011)



Shikei Kijun (2011)











Alasan utama nonton dorama ini karena ada Kassy. Trus pas liat yang nayangin WOWOW (nyebut merek) dan formatnya tanpatsu, jadi makin pengen nonton. Openingnya dibuka dengan kisah penculikan yang berimbas pada pembunuhan seorang anak cilik yang jasadnya dibuang di tempat pembuangan sampah. Kedua orang tua sang anak tersebut menuntut agar sang pembunuh diberi hukuman mati. Sang pembunuh yang dibela oleh pengacara yang terkenal anti hukuman mati, Otomo Kojiro, akhirnya hanya mendapat hukuman penjara. Sabae Shinzo, sang ayah dari anak kecil yang dibunuh tersebut nggak terima dan mengamuk di pengadilan. Otomo Kojiro pun akhirnya terkenal sebagai pengacara yang selalu menyelamatkan kliennya dari putusan hukuman mati. Kojiro berteman baik dengan Mito Yusuke, dosen fakultas hukum dan Nagase Mariko, jaksa penuntut umum.

Beberapa bulan kemudian, ketika Kojiro pulang ke rumahnya bersama Yusuke untuk merayakan ulang tahun Yusuke, suatu insiden terjadi. Istri Otomo yang sedang hamil, tewas terbunuh. Singkat cerita diketahui identitas pembunuhnya adalah Shinzo. Ketika proses pengadilan berlangsung, Kojiro menuntut agar Shinzo dihukum mati. Pernyataan sangat kontras dengan apa yang dilakukannya selama ini ketika membela para kliennya. Disinilah Kojiro akhirnya dapat merasakan apa yang dialami oleh para keluarga korban yang meminta hukuman mati untuk para pembunuh keluarga mereka. Karena hal tersebut, Kojiro mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengacara dan mengajukan banding agar Shinzo dihukum mati.

Yusuke yang merasa prihatin dengan kejadian yang menimpa Kojiro, akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya dan beralih profesi sebagai pengacara dengan tujuan untuk menolong orang lain yang mengalami hal yang sama. Klien pertamanya ternyata adalah Shinzo. Selain itu Yusuke pun harus berhadapan juga dengan Mariko yang akhirnya menjadi pengacara Kojiro. Di samping itu, detektif Tsushima Kyusaku mencari bukti kebenaran dari kasus pembunuhan yang dilakukan Shinzo. Berhasilkah hukuman mati untuk Shinzo tersebut dilaksanakan ataukah malah dihapuskan? Yak, silahkan ditonton sendiri tanpatsu ini. 

Yeah, sayangnya ternyata Kassy cuma jadi figuran doank di sini! Nampilnya paling lama 5 menit doank #kecewa. Untunglah, tema ceritanya agak menarik (walaupun entah kenapa malah jadi teringat sama film Suteki na Kanashibari (doramanya belum nonton) yaitu tentang hukuman mati - apakah pantas/wajib diberikan kepada para pelaku yang sengaja membunuh korbannya. Kalo menilik dari sisi korban, pastilah kita merasa memang hukuman tersebut pantas diberikan. Tapi tentunya kita pun harus melihat dari sisi lain, dari banyak sisi. Mungkin aja si pelaku melakukan hal tersebut dipicu oleh rasa amarah dan dendam karena (mungkin) si korbanlah yang awalnya berbuat sesuatu yang kurang berkenan. Just my own opinion. Unfortunately, entah karena durasinya yang terlalu panjang atau karena cara penyajiannya yang kurang menarik, aku sempat merasa sangat sangat bosan dan sempat ketiduran pas di pertengahan cerita. Apalagi, kan Kassy nongolnya juga sesekali doank, jadi lengkaplah penderitaan kebosananku. Cerita mulai seru lagi pas di ruang sidang dimana Shinzo jadi tersangka kasus pembunuhan istri Kojiro. Itu pun sempat dilanda kebosanan juga pas investigasi yang dilakukan Yusuke dan atasannya. Lebih seruan investigasi yang dilakukan detektif Kyusaku. Makanya, karakter detektif gaek itu yang jadi favoritku di sini. Selain itu, karakter reporter wanita yang selalu aja nanya hal-hal yang mengejutkan pada Kojiro pas wawancara, juga jadi karakter favoritku. Kalo main castnya bukan Yamamoto Koji, udah sangat sangat membosankan banget kali, nih dorama. Yah, setidaknya bisa liat aktingnya - dan wajahnya juga yang pasti - Kassy di sini. 








*

Details

  • Title: 死刑基準
  • Title (romaji): Shikei Kijun
  • Format: Tanpatsu
  • Genre: Police drama
  • Broadcast network: WOWOW
  • Broadcast period: 2011-Sep-25
  • Air time: Sundat 22:00
 Cast











Saturday, April 27, 2013

Kono Sekai no Katasumi ni (2011)



Kono Sekai no Katasumi ni (2011)











Urano Suzu (Kitagawa Keiko), seorang gadis biasa yang suka menggambar, tiba-tiba dilamar oleh Hojo Shusaku (Koide Keisuke), seorang perwira angkatan laut yang pernah sekali bertemu dengannya ketika masih kecil. Suzu pun meninggalkan Hiroshima dan ikut keluarga suaminya di Kure. Suzu harus beradaptasi dengan lingkungan barunya tersebut. Suzu diterima baik di keluarga Hojo dan belajar menjadi istri serta menantu yang baik. Tetapi kakak iparnya, Keiko (Ryo) terlihat kurang menyukai kehadirannya.

Suatu hari, Suzu tersesat di suatu tempat dan pada saat itu seorang gadis bernama Shiroki Rin (Yuka) membantunya. Suzu pun akhirnya berteman baik dengan Rin yang ternyata memiliki rahasia masa lalu dengan Shusaku, suaminya. Terjadilah sedikit konflik antara Suzu dan Shusaku. Pada saat bersamaan, Mizuhara Tetsu (Hayami Mokomichi), teman sekolah dan cinta pertamanya muncul tiba-tiba di hadapannya. Konflik kedua pasangan ini pun semakin memanas, bersamaan dengan terjadinya serangan bom melalui udara di beberapa bagian daerah di Jepang.

Kono Sekai no Katasumi ni merupakan dorama bergenre tanpatsu yang mengisahkan sebuah keluarga yang berjuang melanjutkan hidup setelah peristiwa jatuhnya bom atom di Hiroshima, Agustus 1945 silam. Ceritanya sendiri mencakup rentang waktu 4 tahun antara 1943 sampai 1946. Sekilas jadi teringat cerita di anime Hotaru no Haka. Ceritanya sendiri diambil dari manga karangan Fumiyo Kouno dengan judul yang sama yang diterbitkan dari tahun 2007 sampai 2009 di Weekly Manga Action. Manganya sempat dianugerahi penghargaan "Prize of Excellence in Manga Division" dari Japan Media Arts Festival 2009 lalu, loh! Jadi pengen baca manganya, nih!

Dengan durasi yang cukup panjang, dua jam lebih, memang dorama ini agak sedikit membosankan. Aku aja sampe susah payah buat menontonnya nggak pake di skip atau di pause atau di pending sampe besoknya. Karena aku suka aja dengan setting jaman perang dunia kedua gini, akhirnya aku berhasil juga bertahan, hihihi.. Untunglah akting Kitagawa Keiko nggak jelek-jelek amat, walau pun juga nggak bagus. Apalagi wajahnya terlalu cantik untuk kategori gadis di tahun segitu (apaan coba?!).

Selain Keiko, ada juga Koide Keisuke yang jadi suaminya. Keisuke keliatan agak kakkoi di sini, hehehe.. Trus ada juga Hayami Mokomichi yang justru malah keliatan jelek. Tapi akting kedua aktor tersebut cukup bagus, kok! Yang ku suka adalah aktingnya Ryo yang jadi kakak ipar Suzu. Sedangkan Yuka yang jadi Rin aktingnya payah, ah! Oh, ya ada juga penampilan aktris cilik Ashida Mana, loh!

Biar pun setting ceritanya tentang masa perang dunia kedua, tapi perangnya sendiri cuma sedikit di tampilkan karena memang fokus utama ceritanya tentang Suzu dan orang-orang terdekatnya. Tapi ada juga adegan bom ditampilkan di sini walau pun fake-nya keliatan jelas banget. Adegan waktu Suzu lagi mencari suaminya di tengah-tengah reruntuhan mirip banget sama adegan di Hotaru no Haka, deh!

Ya, kalo sekedar untuk tontonan mengisi waktu luang dan suka sama dorama dengan setting masa perang, kayaknya dorama ini bisa jadi pilihan, deh! Tapi kalo nggak suka nonton dorama dengan durasi panjang, mending nggak usah, deh! 


 
 





***

Details

  • Title: この世界の片隅に
  • Title(romaji): Kono Sekai no Katasumi ni
  • Title(english): In a Corner of This World
  • Format: Tanpatsu
  • Genre: Drama
  • Viewership rating: 12.7%
  • Broadcast network: NTV
  • Broadcast period: 2011 August 5
  • Air Time: Friday 21:00 - 23:24

Cast

***Source: DramaWiki