Showing posts with label 1996. Show all posts
Showing posts with label 1996. Show all posts

Monday, September 29, 2014

Wakamonotachi (2014)


Wakamonotachi (2014)







Oke, pertama liat castnya langsung wow! Gimana nggak, castnya, tuh para aktor dan aktris ngetop yang emang ku suka (except NagaMasa); Eita, Tsumabuki Satoshi, Aoi Yui, dan Mitsushima Hikari. Walaupun begitu, aku nggak mau terlalu berekspektasi tinggi, takut kecewa nanti dengan ceritanya. Ya, samalah dengan kasus Mozu season lalu. Walau pun begitu, aku pasti akan menonton dorama ini karena suatu hal yang langka bisa melihat Satoshi dan Aoi Yu main dorama lagi. Satoshi sendiri mau main di sini karena dorama ini merupakan dorama khusus dalam menyambut ulang tahun Fuji TV ke-55.

Ceritanya sendiri mengenai kehidupan lima bersaudara yang tinggal satu atap di rumah kecil mereka. Orang tua mereka telah meninggal. Oleh karena itu, Asahi (Tsumabuki Satoshi) sebagai anak tertua menjadi tulang punggung keluarga dibantu oleh adik perempuannya, Hikari (Mitsushima Hikari)  yang seorang perawat. Sedangkan Haru (Emoto Tasuku) lebih senang bermain teater dan Tadashi (Nomura Shuhei), si bungsu masih sekolah. Anak kedua, Satoru (Eita) baru saja bergabung kembali dengan mereka setelah keluar dari penjara karena suatu insiden di masa lalu. Kelima bersaudara ini selalu berargumen, berantem, dan kadang-kadang sampai berkelahi setiap harinya. Mereka pun tentu saja memiliki masalah mereka masing-masing. Namun, mereka harus menjalani hari-hari mereka dalam berbagai kondisi dan situasi apapun dan harus segera memecahkan masalah mereka masing-masing serta menjalani hidup sebagai pemuda di saat sekarang ini.

Tiap episodenya biasanya diceritakan tentang satu karakter dari kelima saudara tersebut beserta permasalahan yang dihadapinya. Dan rata-rata permasalahan tersebut tuntas saat itu juga sehingga episode berikutnya akan diceritakan tentang permasalahan lainnya walaupun karakternya itu lagi. Ya, porsi karakternya memang terasa kurang adil karena lebih banyak menceritakan tentang si sulung Asahi dibanding adik-adiknya. Episode pertama jelas menceritakan tentang Asahi dan masalahnya dengan seorang pacarnya, Asuza (Aoi Yu). Asahi sendiri orangnya konservatif, keras kepala dan sering membuat jengkel adik-adiknya dengan mengeluarkan kata-kata favoritnya;  "Aku yang bikin kalian jadi seperti ini (I am the one who had brought you all up)". Perpaduan yang pas dengan karakter Asuza yang kontras; tenang dan dewasa.

Episode perdananya cukup lumayan walaupun ada scene yang sumpah bikin aku ngantuk abis yaitu scene ketika Asahi naik ke ring tinju; durasinya terlalu lamaaaaaa.. Tapi aku suka banget scene  dimana Asahi curhat ke adik-adiknya tentang perasaannya sebagai anak sulung (I know how you feel!). Scene tersebut sukses bikin banjir air mata #terharu. Dan episode 9 menurutku yang paling konyol. Demi merebut 'sesuatu' yang membahayakan hidup orang lain, Asahi dan Satoru rela melakukan hal konyol. Mana yang dibela karakter yang diperankan oleh Nagasawa lagi #ough!. Satu hal yang awalnya membuatku agak malas untuk menonton dorama ini kan lantaran ada Nagasawa Masami di sini. Tau sendiri, kan aku agak anti sama aktris satu ini karena her acting's suck!! Yeah, berhubung karakternya di sini bukan jadi gadis baik nan imut, tapi justru sebaliknya, ku acuhkan saja keberadaannya di sini. Tapi yang bikin surprise dia nyanyi sambil main gitar di sini. Nggak tau juga sih suaranya asli atau nggak tapi cukup bagus suaranya. Tapi rada nggak rela, banyak banget adegan kissunya sama Eita di sini, ough!! 

Dan nggak bisa dipungkiri, karakter Asahi memang terlihat sangat annoying tapi juga kasian melihatnya. Seringnya ucapannya berbanding terbalik dengan isi hatinya dan itu justru membuat orang-orang di sekitarnya malah jadi benci dan sakit hati. Tapi aku bisa maklum kenapa dia jadi seperti itu. Beban sebagai anak sulung memang berat! Dan karena itu karakter Asahi-lah yang jadi karakter favoritku di sini (walaupun sebel kalo dia ngomongnya teriak-teriak terus!). Biar orang bilang aktingnya over, menurutku, sih Satoshi cukup sukses memerankan karakter Asahi (buktinya kadang kesal liatnya tapi di sisi lain juga kasian). Dan aku suka banget Satoshi dipasangkan lagi dengan Aoi Yu sebagai sepasang kekasih di dorama ini. *Berharap mereka lanjut ke real life sebagai pasangan, hohoho..  Dan Aoi Yu..hmm.. cewek satu ini udah imut (umurnya udah 29 tahun, loh!), aktingnya juga keren. No comment pokoknya buat Aoi! Sedangkan Eita lagi-lagi dapat karakter yang menyebalkan; Satoru. Tapi lama-lama karakter Satoru cukup menarik simpati juga, sih!.  Di sini, Eita malah keliatan lebih tua dari Satoshi, padahal kalo dari umur tuaan Satoshi. Kalau Hikari karakternya masih tetap.. nangis mulu! Emang kalo soal nangis, aktris satu ini spesialisasinya! Tapi suka banget waktu dia ngomong 'Benedict Cumberbatch'; lucu banget dengarnya. Tapi kenapa nama karakternya Hikari juga ya? #kayaknyasengaja. Sedangkan karakter Haru dan Tadashi kurang tereksplor padahal akting Emoto bagus kayak biasanya dan Nomura juga ada kemajuan dari aktingnya di 35-sai no Koukouse. Justru Hashimoto Ai yang aktingnya makin ancur =..=

Dan karena tema dorama ini adalah keluarga, aku tentu saja suka. Apalagi sekeluarga ada lima bersaudara gitu, rame jadinya. Jadi iri sama Hikari yang punya kakak laki-laki dan adik laki-laki. Selain itu aku juga suka banget dengan scene akhir yang menampilkan foto-foto kakak beradik Sato semasa kecil, pada masih unyu-unyu semua. Tapi alur cerita dorama ini mirip Hitotsu Yane no Shita. Memang, sih aku belum liat versi original dari dorama ini, jadi nggak tau siapa yang nyontek siapa. Mungkin Hitotsu Yane no Shita nyontek versi originalnya dengan sedikit perubahan sana-sini atau Wakamonotachi yang merombak beberapa bagian dari versi originalnya dan sedikit nyontek Hitotsu Yane no Shita. Saa..!! 

Ya, bisa dibilang Wakamonotachi adalah dorama monopoli - seperti seorang teman aku di forum menyebutnya, bahkan dia sampe nggak mau nonton dorama ini - karena diisi oleh para aktor dan aktris yang itu-itu saja. Maksudnya tiap kali ada dorama yang scriptnya lumayan bagus/bagus pasti pemainnya dia lagi dia lagi. Contohnya seperti Eita dan Hikari. Tapi, kapan lagi coba bisa liat Satoshi, Eita, Hikari, Aoi dalam satu frame gini? Makanya terserah, deh mau dibilang dorama monopoli atau apalah, yang penting bisa lihat mereka berempat main bareng. Dorama ini juga jadi ajang reuni para pemainnya; Hikari - Eita (Soredemo Ikite Yuku), Satoshi - Hikari (Villain),  Satoshi - Aoi Yu (Tokyo Kazoku), Satoshi - Eita (Orange Days, Lunch Queen, Dororo), Aoi Yu -  Yoshioka Hidetaka (Dr. Koto Season 2), Satoshi - Nagasawa (Nada So So).
Walaupun masih punya kekurangan disana-sini dan dimonopoli pemain besar, tapi dorama ini nggak jelek-jelek amat, kok! Aku sendiri cukup terhibur dengan beberapa episode di awal dan di akhirnya (walaupun pertengahan terasa flat dan bosan). Dan tema keluarga selalu menjadi nilai tambah bagiku untuk menikmati sajian suatu dorama/film. 



  

 





***

Details

  • Title: 若者たち2014
  • Title (romaji): Wakamonotachi 2014
  • Format: Renzoku
  • Genre: Family
  • Episodes: 11
  • Viewership ratings: TBD
  • Broadcast network: Fuji TV
  • Broadcast period: 2014-Jul-09 to 2014-Sep-24
  • Air time: Wednesday 22:00
  • Theme song: Wakamonotachi by Moriyama Naotaro

Cast

Notes

  • Remake of 1966 Fuji TV drama "Wakamono Tachi".
  • Made to celebrate Fuji TV's 55 Anniversary
***Source: Dramawiki & Asianwiki










Tuesday, October 30, 2012

Itazura na Kiss (1996)

Itazura Na Kiss (1996)


 


Nah, ini dorama pertama favoritku. Selain ceritanya sangat cewek sekali dan lucu, juga karena ada Kassy si pemeran Irie Naoki yang so kawaiii #nosebleed.

 

Itazura na Kiss menceritakan tentang seorang gadis yang kurang pintar dan berada di kelas F (urutan kelas terpintar sampai terbodoh diurut dari A-F)  yang bernama Aihara Kotoko (Sato Aiko). Tanpa sengaja, Kotoko yang dikejar kedua temannya, bertabrakan (klise!) dengan Irie Naoki (Takashi Kashiwabara) di koridor sekolah dan membuat mereka tak sengaja berciuman.




Naoki yang pintar dan cool itu tak pernah sekalipun menanggapi kehadiran Kotoko yang sangat tergila-gila padanya. Hingga suatu hari akibat kebakaran yang menimpa rumah Kotoko, Kotoko dan ayahnya tinggal di rumah keluarga Naoki. Orang tua Kotoko dan Naoki adalah teman baik semasa SMA.

 

Klise amat, sih ceritanya! Banyak juga adegan-adegan nggak masuk akal yang ditampilkan layaknya manga. Dorama ini memang diadaptasi dari manga dengan judul yang sama. Tapi abaikan segala hal nggak masuk akal dan konyol yang ada dalam dorama ini. Nikmati aja menonton dorama 9 episode ini karena tiap episodenya selalu ada adegan konyol dan lucu yang dilakukan oleh Kotoko. Kalo sampe ada yang nggak ngakak (minimal senyum) liat kelakuan Kotoko, wah, perlu diperiksa kayaknya kejiwaannya #peace.


Kotoko memang selalu saja punya cara untuk menarik perhatian Naoki, walaupun akhirnya pasti berujung kekacauan. Untunglah mama Naoki selalu saja membela Kotoko karena beliau sangat terobsesi untuk memiliki anak perempuan. Sedangkan papa Naoki sendiri orangnya ngikut arus aja (lebih tepatnya seperti suami takut istri menghadapi mamanya). Yang justru sangat menentang kehadiran Kotoko di rumah tersebut adalah Yuki, adik Naoki yang masih kecil. Sumpah, deh akting si adik ini bikin gemas dan kesal abis. Dia anti banget sama Kotoko. Kata-kata yang keluar dari mulutnya pedas kayak cabai rawit. Salut buat akting si Akashi Ryotaro yang jadi Yuki. 

  

Di sekolah, Kotoko juga punya musuh abadi yaitu Reiko (Ozawa Maju) yang ngikutin kemana aja Naoki pergi (bitch, please!). Sumpah, deh munafik banget tampang si Reiko ini, LOL. Tapi jangan salah, Kotoko yang bego itu pun punya sang pemuja juga yaitu teman sekelasnya, Kinnosuke (Aoki Shinsuke) yang perawakannya sok hebat tapi lucu. Tampangnya juga lumayan, loh! (Tapi nggak mampu menandingi pesona Naoki #kyaaa.. )

  


Karena kelas A adalah kumpulan anak-anak terpintar dan kelas F adalah kebalikannya, selalu aja ada perselisihan antar kedua kelas, bahkan sampe ke wali kelas masing-masing ikut berselisih. Tapi aku malah suka karakter kedua wali kelas tersebut, khas manga sekali.



Well, yang bikin hidup dorama ini ya jelas aja karakter Kotoko yang benar-benar dijiwai oleh Sato Aiko. Padahal kalo dilihat dari tampang, dia nggak begitu cantik, sih tapi cukup menarik jika dibandingkan dengan Reiko yang memang imut dan cantik. Nah, ini yang ku suka! Jadi nggak mesti yang selalu cantik yang harus jadi pemeran utama. Gesture dan mimik yang diciptakan oleh Kotoko itu pas banget, apalagi kalo dia udah bilang "Irie-kun....", aduh.. dapat banget feelnya, LOL.



Satu lagi karakter yang cukup kuat yaitu karakter Irie Machiko sang mama Naoki yang sifatnya nggak jauh beda dari Kotoko yang selalu ceria. Walaupun kadang aku liat dia begitu annoying, sih.

 


Kalo Kassy, sih nggak usah dibahas lagi. Perfect abis deh meranin karakter Naoki. Apalagi kalo dia ngomong "BA-KA" sama Kotoko, wah.. nosebleed deh aku!! Bisa banget dia meranin karakter yang minta ampun dinginnya itu sampe kayaknya bisa dihitung berapa kali dia senyum atau ketawa di dorama ini. Padahal aslinya kayaknya dia ramah, deh! Bisa dilihat di making the scene di episode akhir, dia ramah banget sama semua kru dan pemain. Kassy oh Kassy!! #nosebleedagain



Memang, sih episodenya mungkin terlalu singkat dan ceritanya jadi terasa gantung tapi overall bagus, kok! Bahkan aku paling suka Itazura na Kiss yang ini dibanding versi-versi lainnya.







~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Trivia & Spoiler Alert!!

~ Memorable scene antara Kotoko dan Naoki banyak banget yang ku suka. Antara lain waktu mereka kencan di kebun binatang. (Bikin aku pengen ngedate kayak gitu juga @_@ )

 

Lalu waktu Kotoko mengantarkan Naoki buat ujian masuk universitas. Entah kenapa, biar klise banget, aku suka dengan adegan waktu Naoki nolong Kotoko ketika dia pingsan (ngarep yang jadi Kotoko adalah aku dan ditolong oleh Kassy.. #kyaaa)


 ~ Aku kasian sama Kinnosuke yang kayaknya dapat peran apes mulu. Apalagi pas scene terakhir itu, Kotoko terlihat jadi agak jahat karena milih Naoki ketimbang Kin-chan yang baik dan selalu menolong Kotoko. Lebih apes lagi karena tiga kali ciuman, dan ketiga-tiganya ciuman sama cowok semua. Ah, poor Kin-chan!!

~ Ada Nakama Yukie, loh di sini. Tau kan yang jadi Yankumi di Gokusen. Dia berperan jadi Yada Sonoko, anak kelas A yang pake kacamata kuda (tebal amat kacamatanya). Trus si nomor dua kelas A Watanabe Junichi kenapa harus pake kacamata yang super aneh bin tebal gitu, sih? Padahal dia cukup keren, loh waktu kacamatanya dilepas (lihat episode ketika Kotoko dan Junichi membuntuti Naoki dan Reiko di cafe)

 





***

Details
  • Title: イタズラなKiss
  • Title (romaji): Itazura na Kiss
  • Also known as: Teasing Kiss / Naughty Kiss
  • Format: Renzoku
  • Genre: Romantic comedy, school
  • Episodes: 9
  • Broadcast network: TV Asahi
  • Broadcast period: 1996-Oct-14 to 1996-Dec-16
  • Air time: Monday 20:00
  • Theme song: "Steady" by SPEED
Casts
  • Sato Aiko as Aihara Kotoko
  • Kashiwabara Takashi as Irie Naoki
  • Ozawa Maju as Matsumoto Reiko
  • Naitou Takashi as Aihara Shigeo
  • Asada Miyoko as Irie Machiko
  • Tokui Yuu as Irie Masaki
  • Akashi Ryotaro as Irie Yuki
  • Aoki Shinsuke as Nakamura Kinnosuke
  • Uehara Sakura as Komori Jinko
  • Miyauchi Tomomi as Hayashi Satomi
  • Izawa Ken as Watanabe Junichi
  • Nakama Yukie as Yada Sonoko

Episode Titles
  • Ep 01: The Kiss That Changed Their Lives!
  • Ep 02: The Last Race of Love and Tears
  • Ep 03: Their First Night Together
  • Ep 04: Kiss Without Feelings
  • Ep 05: Cold and Hot Kiss
  • Ep 06: Never Going to Leave You Again
  • Ep 07: The Fated Christmas Night
  • Ep 08: Bring Me to Tokyo University
  • Ep 09: Goodbye Kiss

***source: DramaWiki