Showing posts with label Katsuji Ryo. Show all posts
Showing posts with label Katsuji Ryo. Show all posts

Friday, November 1, 2013

Haken no Hinkaku (2007)


Haken no Hinkaku (2007)









Etto.. Bisa dibilang nonton dorama ini iseng-iseng berhadiah. Nande? Ya, awalnya cuma iseng aja nyari dorama komedi, direkomen dorama ini, eh.. nggak taunya keren ceritanya. Dorama yang berjudul Haken no Hinkaku ini sedikit mengingatkan pada Kaseifu no Mita dengan sosok seorang wanita serba bisa. Hmm.. berarti Kaseifu no Mita terinspirasi dari dorama ini kayaknya.. Yang menarik adalah temanya tentang kerja di kantoran, tepatnya antara pekerja full time dengan pekerja outsourcing/kontrak yang dalam dorama ini disebut Haken, berasal dari agency Haken Life yang menyediakan jasa outsourcing untuk bekerja selama minimal 3 bulan di sebuah perusahaan. Jika bagus, kontrak diperpanjang. Tapi jika dalam masa training 3 bulan, si Haken mengundurkan diri atau dipecat, maka agency merugi dan wajib mengganti rugi ke perusahaan atau mencari pengganti baru.

Mori Miyuki (Kato Ai) adalah salah satu orang yang memakai jasa Haken karena kesulitan mendapat kerja. Sayangnya, Mori nggak punya skill sama sekali dan nol pengalaman kerja, sehingga Hitotsugi Shinya (Yasuda Ken), sang agen dari agency Haken Life tersebut jadi kesulitan mencarikannya pekerjaan. Ternyata dewi fortuna berpihak sedikit baik pada Mori. Seorang Haken yang bekerja di perusahaan manufaktur makanan S&F minta resign lantaran disuruh-suruh buat melakukan pekerjaan yang nggak seharusnya dilakukan karyawan, misalnya disuruh beli makanan. Mori pun mengajukan diri untuk menggantikannya, itu pun dengan sedikit berbohong ke S&F bahwa dia punya skill.

Di saat bersamaan, Haken kelas A+ yang dibayar tinggi bernama Oomae Haruko (Shinohara Ryoko), diminta bekerja di S&F secara khusus oleh sang Bucho (General Manager). Oomae sama sekali nggak pernah senyum, omongannya sinis dan pedas tapi hampir selalu benar, namun selalu mengerjakan pekerjaan dengan tanggung jawab penuh. Haruko mempunyai aturan yang wajib ditaati oleh perusahaan dan tercantum dalam kontraknya yaitu tidak akan memperpanjang kontraknya setelah 3 bulan masa kerja selesai, jam kerjanya dari jam 9 pagi sampe jam 6 sore dengan waktu istirahat makan siang satu jam dan tidak menerima kerja diluar jam kerja atau hari libur. Oomae bisa melakukan pekerjaan apapun dan mempunyai banyak sertifikat, seperti membuat teh atau kopi, berbicara bahasa asing, memasak, mengendarai crane, pelatih anjing, dan lain sebagainya. Kata-kata favoritnya adalah "Sore wa, nani ka?"
Oomae yang bisa dibilang aneh, angkuh dan serba bisa itulah yang bikin keki setengah mati  Shouji Takeshi (Oizumi Yo), karyawan tetap yang baru saja naik jabatan sebagai sales manager. Shouji selalu aja nyari gara-gara dengan Oomae lantaran nggak mau kalah dengan seorang Haken. Bahkan dia membuat julukan khusus untuk Oomae yaitu "Turtleneck" lantaran Oomae selalu memakai baju model turtleneck tiap ke kantor. Dan Oomae pun memanggilnya dengan panggilan "Curly-curl Perm" sambil bilang, ”Sore wa, nani ka?”. Bertolak belakang dengan Shouji, Satonaka Kensuke (Koizumi Kotaro), sahabatnya sekaligus boss Oomae, yang juga baru dipromosikan di divisi yang baru saja dibuka yaitu bagian marketing, justru banyak meminta nasehat dan saran dari Haruko dalam banyak hal terutama pekerjaan di bidang marketing yang baru digelutinya tersebut.

Haken no Hinkaku yang kalo diartikan menjadi Haken's Dignity ini memang bercerita tentang kesenjangan antara Haken dengan full timer tapi dikemasnya dalam bentuk komedi ringan berisi dialog-dialog cerdas yang bikin ngakak dengarnya, minimal nyengir, deh. Di Jepang sendiri, udah menjadi kebijakan umum untuk mengambil tenaga outsourcing (Haken) yang bertujuan mengurangi pembelanjaan di bagian pegawai, namun tidak mengorbankan kinerja perusahaan. Sekarang perusahaan emang banyak yang melakukan hal kayak gitu, sih!. Nah, di sini keliatan banget kalo Haken itu seperti musuh buat para full timer, makanya sering disuruh macam-macam dan kadang nggak berhubungan dengan pekerjaan.
Shinohara Ryoko aktingnya jelas keren abis di sini. Kontras banget dengan karakternya di doramanya yang baru ku tonton kemarin, Last Cinderella. Pelit senyum, deh dia di sini, LOL. Tapi aku suka karakter Oomae yang nggak peduli sama hal-hal nggak penting dan nggak mau disuruh-suruh ngerjain apapun yang bukan merupakan kewajibannya. Andai aku bisa gitu juga di kantor #sigh. Selain itu, Oomae ini punya ritual olahraga ringan sebentar sebelum jam kerja dimulai dan akhirnya seluruh karyawan di divisinya pada ngikut hohoho.. Kalo udah berantem dan adu mulut sama Shoji bikin ngakak dan jadi terkesan childish banget.
Nah, karakter Shoji ini annoying abis, deh! Berbanding terbalik dengan karakter Satonaka. Tapi yang ku suka itu, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Nggak ada, tuh karakter yang benar-benar perfect. Seperti Shoji yang kalo dari tampang emang kalah dari Satonaka, tapi dari sisi kecerdasan dan skill dia menang. Shoji sedikit licik, terkadang menghalalkan berbagai cara, agresif, cepat dan kadang nggak punya hati nurani. Satonaka kebalikannya. Di suatu perusahaan, orang-orang seperti Shoji-lah yang akan survive tapi orang-orang seperti Satonaka-lah yang akan disukai di masyarakat. Deshou? Karakternya terasa real, kan?. Oizumi Yo aktingnya keren sebagai Shoji. Rambut keritingnya (entah asli atau palsu) bikin unik, hahaha.. Koizumi Kotaro yang jadi playboy di Attention Please, di sini jadi lelaki naif baik hati. Tapi suka sebel sama karakter Satonaka yang pasrahan gitu #ngamuk.

Nah, satu lagi karakter yang aku nggak suka yaitu Mori Miyuki. Karakternya yang ceroboh itu bikin sebel, deh! Soalnya aku sering banget punya pengalaman nggak enak sama teman yang ceroboh kayak Mori gitu. Tapi sifatnya yang mau aja disuruh-suruh itu, jadi mengingatkan akan diriku sendiri yang nggak bisa nolak kalo diminta tolong sama boss dan rekan kerja, hikss... Aktingnya Kato Ai sih biasa aja, nothing's special!. Selain itu ada juga Katsuji Ryo, Itaya Yuka, Yasuda Ken, Shirota Yu, Shirakawa Yumi, Komatsu Masao, Matsukata Hiroki, Kamiji Yusuke dan lainnya.
Kalo mau tahu gimana kerja di perusahaan yang ada pegawai kontrak dan full timer, bisa nyobain dorama ini. Lewat dorama ini juga, kita dapat melihat dan menilai perbedaan tingkah laku Haken dan full timer, trus melihat cara mereka mengatasi semua masalah dan hubungan sesama teman sekantor. 



I love the quote!!  







 







***

Details

  • Title: ハケンの品格
  • Title (romaji): Haken no Hinkaku
  • Also known as: Haken's Dignity / The Pride of the Temp
  • Format: Renzoku
  • Genre: Drama/Comedy
  • Episodes: 10
  • Viewership ratings: 20.10%
  • Broadcast network: NTV
  • Broadcast period: 2007-Jan-10 to 2007-Mar-14
  • Air time: Wednesday 22:00
  • Theme song: Mienai Hoshi by Nakashima Mika

Cast

Episode Titles

  • Ep 01: To Work is to Live...Super Temp worker Arrives
  • Ep 02: War! Temp worker vs. Full-timers
  • Ep 03: Full-timer's Friendship, Temp worker's Duty
  • Ep 04: Sad Love and Hourly Wage
  • Ep 05: Hourly Wage Invaders vs. "Sea Slug" Senior
  • Ep 06: Tearful Overtime on Valentine's Day
  • Ep 07: Love is Prohibited in the Business Plan Competition!
  • Ep 08: Proposal to a Temp worker!?
  • Ep 09: Super Temp worker's Past
  • Ep 10: Contract Ends!...Super Temp worker's Final Skill

Awards

***DramaWiki





Monday, October 14, 2013

Summer Nude (2013)



Summer Nude (2013)









Mikuriya Asahi (Yamashita Tomohisa) bekerja di studio foto yang terletak di dekat laut. Dulunya, Asahi bermimpi menjadi seorang fotografer terkenal, tapi kini dia menjadi kameramen untuk acara pernikahan dan sekolahan. Asahi jatuh cinta pada seorang wanita yang tiba-tiba meninggalkannya, Kasumi (Nagasawa Masami). Setiap melewati billboard yang memampangkan wajah Kasumi, Asahi selalu berhenti dan menyapa billboard itu #hehh. Suatu hari Asahi menjadi fotografer untuk acara pernikahan seorang wanita bernama Natsuki Chiyohara (Karina) yang bekerja sebagai manager di sebuah restoran Italia terkenal di Tokyo. Di hari bahagia tersebut, calon suami Natsuki malah pergi meninggalkannya. Momen terburuk itu malah berhasil dijepret oleh Asahi (tanpa perasaan).
Ketidaksengajaan itu malah membuat Natsuki ditawari kerjaan sebagai koki di Aoyama "House of Sea" oleh Asahi selama musim panas. Di kota Asahi tersebut, Natsuki disambut baik oleh teman-teman dekat Asahi terutama pasangan suami istri Kenji dan Setsuko yang secara pribadi meminta Natsuki untuk bekerja di Aoyama. Natsuki akhirnya berteman baik dengan Hanae (Toda Erika) yang diam-diam mencintai Asahi selama 10 tahun. Sayangnya, dimata Asahi, Hanae hanyalah dianggap sebagai teman dekat, nggak lebih #huhhh!!. Cinta bertepuk sebelah tangan Hanae akhirnya diketahui oleh Natsuki. Natsuki pun mendorong Hanae untuk mengungkapkan cintanya pada Asahi dengan menjadi supporter cinta Hanae. Di sisi lain, Hikaru (Kubota Masataka) yang dekat dengan Hanae, menyimpan perasaan suka pada gadis itu. Lengkaplah kisah cinta bersegi-segi dalam dorama ini. Yeah!!

Setelah kecewa dengan dorama YamaPi sebelumnya, MONSTERS yang langsung drop di episode awal, aku berharap banyak dari dorama terbaru Pi ini. Apalagi main castnya favoritku semua, Pi-Karina-Toda. Belum lagi di episode awal aja udah dipamerin body hotnya Pi #nosebleed. Berharap banyak adegan pamerin dada kayak gitu di dorama ini #evilsmile. Sayangnya, aktingnya YamaPi nggak ada kemajuan, nih! #mad. Belum lagi acara memonyongkan bibirnya yang bikin ilfil. Malah mendingan aktingnya jaman-jaman pertama kali dia main di dorama. Menurutku prestasi terbaik waktu di Nobuta wo Produce. Kalo kayak gini terus, bakalan nggak ngefans lagi, deh aku samamu, Pi.. hikss... Harusnya YamaPi belajar banyak dari Kubota Masataka atau Katsuji Ryo. Biarpun mereka bukan lead actor, tapi akting mereka jauh jauh jauh lebih bagus dibanding Pi. 

Berbanding terbalik dengan Pi, aktingnya Toda malah makin keren aja. Di sini juga dia kelihatan manis banget dengan rambut pendeknya. Jadi kasian sama Toda, bakat aktingnya yang keren itu jadi terasa sia-sia di dorama ini #sigh. Begitu pun dengan Karina yang harusnya lebih selektif lagi milih peran. Aktingnya memang semakin bagus aja tapi sama kasusnya seperti Toda tadi #sighagain. Belum lagi liat karakter mereka berdua disini jadi tambah kasian harus "berperang" buat dapatin hatinya Asahi 'Pi' yang bahkan karakter Asahi itu sangat sangat nggak bisa ngambil keputusan yang tepat dan cepat. Ngeliat Asahi jadi pengen jitakin palanya aja. Gila aja seorang cowok sampe segitu cintanya sama cewek yang udah ninggalin dia selama tiga tahun tanpa sebab pasti dan tanpa kabar apapun. Jadi ini dorama udah kayak sekuelnya Prodai aja dimana Pi dipasangin lagi sama Masami #ough. Banyak yang ngarep mereka bakal jadi pasangan kekasih lagi di sini tapi aku NGGAK SAMA SEKALI! Aku, sih pengennya Pi sama Toda. Secara mereka berdua udah sering main bareng tapi belum pernah jadi pasangan kekasih #sigh. Sedangkan Karina rada nggak cocok sama Pi, soalnya entah kenapa Karina, kok kelihatan tua di sini. Udah kayak onee-san nya Pi aja. Apa karena efek rambutnya tanpa poni, ya? Tapi sebenarnya bukan itu, sih faktor utama kenapa aku nggak mau Natsuki jadian sama Asahi. Kan ceritanya Natsuki itu ditinggal sama calon suaminya di hari pernikahannya dan nggak bisa ngelupainnya, jadi kalo tiba-tiba dia suka sama Asahi, kok kayaknya cepat banget gitu berpaling ke lain hati.

Dari cast dan tampilan posternya aja sebenarnya udah bisa ditebak siapa dengan siapa yang bakal jadian di sini. Udah pasti lead actor bakal disandingkan dengan lead actressnya. Nonton dorama ini serasa kayak lagi nonton drama romantis korea yang jalan cerita dan endingnya udah ketebak duluan, cuma modal tampang keren doank #nooffense. Haduh, flat flat flat banget ceritanya. Nyaris nontonnya cuma sebagai selingan pas makan doank tanpa ada gregetnya sama sekali. Thanks for Karina, Toda and all supporting actors/actresses yang udah nyelamatin aku di tiap episode sampe akhirnya aku berhasil namatin nontonnya. Ya, akting para pemain pendukungnya malah lebih bagus ketimbang akting Pi sendiri #pingsan. Yeah, untunglah Pi masih tetap kawai kalo nggak... @#^#%*(&^* (bahasa planet). 

Kubota Masataka yang awalnya ku kenal lewat Saikou no Rikon menampilkan akting yang keren dan chemistry-nya bersama Toda kuat banget. Aku jadi suka sama karakter Hanae dan Hikaru ini. So sweet!! Sedangkan Katsuji Ryo yang jadi Takashi, teman Asahi perannya nggak jauh beda kayak di Tokyo Dogs. Karakternya sebagai Takashi ini termasuk salah satu karakter yang ku suka di sini, terutama di episode-episode terakhir. Dari luar terlihat selalu usil, jahil, ceria bersemangat dan suka mau tau urusan orang lain, tapi sebenarnya pribadi aslinya kesepian. Jadi sedih Takashi nggak jadian dengan siapa-siapa. Padahal ngarepnya dia sama Aoi aja (Yamamoto Mizuki). Yang justru sangat sangat menggangu adalah adegan seorang cewek dan cowok yang kayak parodi di tiap episode.

Eh, pada penasaran nggak kenapa judulnya Summer Nude? Eits, jangan langsung berpikiran bakalan ada nude segala, loh! Nude yang dimaksud seperti kiasan aja. Tonton aja, deh biar ngerti sendiri apa maksudnya. Akhh.. nonton Summer Nude jadi bikin panas aja. Pasalnya yang beginian nggak pernah ku temui di dunia nyata #sigh. Yayaya... rekomen, deh buat pecinta dorama romantis! Sebaliknya, siksaan berat bagi diriku #hikkss..
 






*

Details

  • Title: SUMMER NUDE
  • Format: Renzoku
  • Genre: Romance
  • Episodes: 11
  • Viewership rating: 12.65%
  • Broadcast network: Fuji TV
  • Broadcast period: 2013-July-08 to 2013-Sept-16
  • Air time: Monday 21:00
  • Theme song: Summer Nude'13 by Yamashita Tomohisa
 Cast


*Source: DramaWiki & AsianWiki